MASAKINI.CO – Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri membuktikan sapi Aceh bukan ternak lokal biasa. Melalui persilangan dengan sapi premium dunia seperti Belgian Blue dan Wagyu, sapi Aceh dinilai mampu bersaing dan memiliki ketahanan genetik yang kuat.
Kepala BPTU-HPT Indrapuri, Dayat, mengatakan persilangan tersebut dilakukan untuk membuka pandangan masyarakat bahwa sapi Aceh memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ternak unggulan bernilai tinggi.
“Tujuan kami sebenarnya memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sapi Aceh bisa disilangkan dengan jenis sapi mana pun. Yang sudah kami coba sekarang Belgian Blue dan Wagyu,” kata Dayat, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, hasil uji persilangan menunjukkan performa sapi Aceh cukup mengejutkan. Meski disilangkan dengan sapi berbobot besar seperti Belgian Blue, proses kelahiran tetap berjalan normal tanpa operasi sesar.
“Alhamdulillah proses kelahirannya lancar tanpa sesar. Artinya sapi Aceh mampu bertahan meskipun disilangkan dengan sapi berbobot tinggi. Itu salah satu kelebihannya,” ujarnya.
Selama ini sapi Aceh dikenal sebagai ternak lokal yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan kondisi pakan terbatas. Namun lewat program persilangan tersebut, BPTU-HPT Indrapuri ingin menunjukkan bahwa sapi Aceh juga memiliki kemampuan adaptasi genetik yang kuat dan layak dikembangkan menjadi sapi unggulan masa depan.
Saat ini, terdapat 24 ekor sapi hasil persilangan dengan sapi luar negeri di kawasan BPTU-HPT Indrapuri. Program yang berjalan aktif baru mencakup persilangan dengan Belgian Blue dan Wagyu.
Dayat mengatakan keberhasilan itu menjadi peluang baru bagi pengembangan peternakan di Aceh, terutama untuk meningkatkan kualitas daging dan nilai ekonomi ternak tanpa harus meninggalkan genetik asli sapi Aceh.
Ke depan, BPTU-HPT Indrapuri juga berencana mencoba persilangan dengan jenis sapi lainnya guna memperluas potensi pengembangan ternak lokal.
“Ini bukti bahwa sapi Aceh bukan hanya kuat bertahan, tapi juga punya kualitas genetik yang bisa dikembangkan lebih jauh,” kata Dayat.








Discussion about this post