MASAKINI.CO – Sebanyak 390 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 14 atau kloter terakhir Embarkasi Aceh diberangkatkan menuju Tanah Suci dari Asrama Haji Embarkasi Aceh menuju Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar pada Rabu (20/5/2026) pukul 05.40 WIB.
Jemaah berasal dari Kabupaten Bener Meriah, Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Singkil, hingga Kota Langsa, dengan mayoritas berasal dari Bener Meriah sebanyak 272 orang.
Pelepasan jemaah dilakukan oleh Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia. Ia menyampaikan rasa bahagia karena para jemaah akhirnya dapat memenuhi panggilan Allah SWT setelah menunggu bertahun-tahun.
“Hari ini menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Setelah penantian panjang, ada yang menunggu 12 tahun, 14 tahun, bahkan 15 tahun, akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci,” ujar Armia di Aula Jeddah Asrama Haji.
Ia mengatakan, jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini dapat menjadi haji yang mabrur dan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat.
“Kami berharap bapak dan ibu semua kembali lagi ke kampung halaman dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Selain itu, ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi akibat perbedaan suhu yang cukup signifikan.
“Di Bener Meriah suhu rata-rata sekitar 16 derajat Celsius, sementara di Arab Saudi bisa mencapai 42 hingga 44 derajat. Jadi bapak dan ibu harus menjaga kondisi tubuh dan jangan sampai kekurangan cairan,” jelasnya.
Ia juga meminta para jemaah memperbanyak doa untuk keluarga, daerah, dan masyarakat Aceh selama berada di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan kembali dengan selamat ke tanah air,” tutupnya.
Dalam Kloter 14 ini, jemaah termuda tercatat atas nama Muhammad Alfaruq Addawami Bin Ahusama yang baru berusia 15 tahun. Sementara jemaah tertua adalah Maryono Bin Pangat Adam yang telah berusia 95 tahun.








Discussion about this post