MASAKINI.CO – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Dessy Maulidha, meninjau langsung pelaksanaan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang menyasar keluarga berisiko stunting, khususnya keluarga kurang mampu, di sejumlah gampong di Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).
Peninjauan dilakukan di Gampong Lamglumpang, Lampulo, dan Pande untuk memastikan program pemberian makanan bergizi berjalan optimal bagi bayi bawah dua tahun (baduta), ibu hamil, dan ibu menyusui.
Dessy mengatakan Program DASHAT merupakan salah satu upaya nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi seimbang kepada kelompok yang paling rentan mengalami masalah gizi.
“Tujuan utama kita adalah melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting dengan memberikan menu gizi seimbang yang berisi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah-buahan,” kata Dessy.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak masa kehamilan hingga usia dini menjadi faktor penting dalam mencegah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan.
Program DASHAT sendiri merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pola makan sehat dan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Melalui program tersebut, masyarakat didorong memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, terjangkau, dan memiliki kandungan gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Dessy menegaskan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kader kesehatan, hingga keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.
Karena itu, TP PKK Banda Aceh terus mendukung berbagai program intervensi yang menyasar keluarga berisiko stunting agar upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Ia berharap Program DASHAT tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga tentang pentingnya pola hidup sehat guna mencegah lahirnya kasus stunting baru di Kota Banda Aceh.
“Melalui intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan, kita berharap angka stunting terus menurun dan kualitas generasi masa depan Banda Aceh semakin baik,” ujarnya.









Discussion about this post