MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat Masih Terjadi di Tengah Musim Kemarau

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Juni 2026
in Nasional
0

Potensi cuaca sepekan ke depan | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa pada 26 Juni-2 Juli 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia meskipun musim kemarau mulai meluas.

Kondisi tersebut dipicu oleh sejumlah fenomena atmosfer yang aktif secara bersamaan dan masih mendukung pembentukan awan hujan. Mengutip infopublik.id, pada dasarian III Juni 2026, sebanyak 37,6 persen wilayah Indonesia atau sekitar 263 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau.

RelatedPosts

253 Sekolah di Flores Terdampak Gempa M7,7, Kemendikdasmen Siapkan Kelas Darurat

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

MPR Serukan Penghentian Perang Dunia, Dorong Diplomasi sebagai Jalan Perdamaian

Selama periode 22–24 Juni 2026, suhu udara maksimum berkisar antara 35 hingga 35,5 derajat Celsius tercatat di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sementara itu, suhu maksimum tertinggi mencapai 38,6 derajat Celsius tercatat di Papua Barat.

Meski demikian, curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih terjadi di sejumlah daerah. Curah hujan tertinggi tercatat di Kalimantan Barat sebesar 149 milimeter per hari, disusul Jawa Timur 106 milimeter per hari, Kepulauan Riau 93 milimeter per hari, Sumatra Utara 92 milimeter per hari, Sumatra Barat 80 milimeter per hari, Papua Tengah 62 milimeter per hari, DKI Jakarta dan Aceh masing-masing 59 milimeter per hari, Nusa Tenggara Barat 54 milimeter per hari, serta Jambi 53 milimeter per hari.

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa dinamika atmosfer yang bekerja secara bersamaan. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan melintasi Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau bagian selatan, Maluku bagian timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, serta perairan Laut Banda dan Laut Arafuru.

Selain itu, gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi aktif di Jawa Timur bagian utara, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Papua Selatan. Sementara gelombang Kelvin diperkirakan aktif di Sumatra Barat, Riau, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Maluku bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

BMKG juga memprakirakan terbentuknya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini dapat memicu perlambatan dan pertemuan angin yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat sirkulasi maupun sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.

Menurut BMKG, kombinasi berbagai fenomena atmosfer tersebut, ditambah kondisi atmosfer lokal yang masih labil, menjadi penyebab utama masih tingginya potensi hujan di sejumlah wilayah meskipun sebagian besar Indonesia mulai memasuki musim kemarau.

Disebutkan pada periode 26–28 Juni 2026, BMKG memperkirakan cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga hujan lebat. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berstatus siaga diprakirakan terjadi di Aceh dan Maluku. Sementara potensi angin kencang perlu diwaspadai di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Pada periode 29 Juni–2 Juli 2026, hujan ringan hingga hujan lebat masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah. Potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Jawa Barat, Maluku, dan Papua Selatan.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga kecukupan cairan tubuh selama musim kemarau, menghemat penggunaan air, serta menggunakan pelindung seperti topi, payung, atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini BMKG untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi.

Tags: bmkgHujan Deras di IndonesiaMusim KemarauPenyebab Hujan di Musim Kemarau
Previous Post

Kemenhaj Buka Seleksi Terbuka Pejabat Eselon III dan IV, Perkuat Sistem Merit ASN

Next Post

Banjir dan Longsor Terjang Sabang, Dua Rumah Rusak Berat

Related Posts

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan dan Angin Kencang hingga 18 Agustus

by Aininadhirah
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada...

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Warga Diminta Tetap Waspada

by Riska Zulfira
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,7...

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

by Riska Zulfira
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO– Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.23 WIB. Badan...

Next Post

Banjir dan Longsor Terjang Sabang, Dua Rumah Rusak Berat

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co