MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juli 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Rakernas APEKSI Ditutup, Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Perkuat Pembangunan Kota

Redaksi by Redaksi
3 Juli 2026
in News
0

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi ditutup di Kota Medan, Kamis (3/7/2026) | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi ditutup di Kota Medan, Kamis (3/7/2026). Forum yang mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” itu menghasilkan 10 rekomendasi strategis sebagai rumusan bersama pemerintah kota untuk memperkuat pembangunan perkotaan yang tangguh, adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 menjadi wadah bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi, bertukar pengalaman, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

RelatedPosts

Inflasi Aceh Naik 0,56 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Kodim 0101 Banda Aceh Temukan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Pegunungan Indrapuri

Satpol PP-WH Banda Aceh Tegaskan Pelanggaran Syariat di Media Sosial Tetap Diproses Hukum

Selain sidang Rakernas, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Youth City Changers (YCC), Ladies Program, Forum Kepala Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi Digital (Komdigi), Forum Pangan, Forum Bisnis dan Investasi, Karnaval Budaya Nusantara, hingga Indonesia City Expo (ICE).

Berbagai forum tersebut membahas sejumlah isu strategis yang dihadapi pemerintah kota, mulai dari ketahanan fiskal, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, pengelolaan lingkungan dan persampahan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Seluruh hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi bersama dalam sidang pleno Rakernas.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, mengatakan rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi dari seluruh forum yang berlangsung selama Rakernas. Menurutnya, pemerintah kota memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan sehingga berbagai masukan yang dirumuskan diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kebijakan di tingkat nasional.

Adapun 10 rekomendasi yang disepakati meliputi penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pusat dan daerah, penataan kebijakan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital, penguatan ketahanan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal yang inklusif, penguatan tata ruang dan kerja sama antardaerah, penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi, serta pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.

Rakernas XVIII APEKSI juga menegaskan bahwa ketangguhan sebuah kota tidak hanya diukur dari kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga dari kemampuan membangun ketahanan fiskal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi daerah, mendorong transformasi digital, menjaga kelestarian lingkungan, serta mempererat kolaborasi antarpemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Bappeda menghadiri Rakernas mewakili 98 kota anggota APEKSI. Sementara itu, Karnaval Budaya Nusantara diikuti sekitar 2.800 peserta, sedangkan Indonesia City Expo dan bazar menghadirkan 375 pelaku UMKM.

Pemerintah Kota Medan memperkirakan penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI mampu mendorong perputaran ekonomi hingga sekitar Rp72 miliar. Sepuluh rekomendasi yang dihasilkan selanjutnya akan menjadi agenda advokasi APEKSI kepada pemerintah pusat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan kota-kota yang semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai semangat “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.”

Tags: 10 rekomendasi raker ApeksiPemerintah Banda AcehRaker APEKSI 2026Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal
Previous Post

Inflasi Aceh Naik 0,56 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Related Posts

Pemko Banda Aceh Tampilkan Tari Meusare-sare pada Pentas Seni Rakernas APEKSI

by Riska Zulfira
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menampilkan kesenian tradisional Aceh dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota...

Tanam Pohon di Rakernas APEKSI, Wali Kota Banda Aceh Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Berkelanjutan

by Ahmad Mufti
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan diwarnai aksi...

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

by Masa Kini
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bersama Kota San Salvador Centro, El Salvador, Banda Aceh...

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co