MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Investor Mulai Bidik Gas Aceh, PT Indoasia Rencanakan Pabrik Metanol di KEK Arun

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
14 Juli 2026
in Daerah
0

Perrtemuan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir di Kantor Sekda Aceh, Senin (13/7/2026). | Foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Potensi gas Aceh mulai diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah. PT Indoasia Oil Tank Terminal menjajaki pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe sebagai bagian dari rencana pengembangan industri hilir berbasis gas.

Rencana investasi tersebut dibahas dalam pertemuan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir di Kantor Sekda Aceh, Senin (13/7/2026).

RelatedPosts

Hari Pertama Sekolah, Illiza Dorong Ayah Aktif Antar Anak Lewat Program GAMAS

Pengurus Baru Perpani Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Dorong Regenerasi Atlet Panahan

ASN Aceh Diberi Waktu Antar Anak Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan 13 Juli

M. Nasir menyatakan Pemerintah Aceh mendukung investasi yang mampu mengolah potensi daerah menjadi industri produktif, bukan hanya menjual sumber daya dalam bentuk bahan mentah.

“Kami menyambut baik setiap investor yang ingin berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Aceh,” ujar Nasir.

Dalam pertemuan tersebut, PT Indoasia memaparkan rencana pembangunan pabrik metanol yang akan memanfaatkan gas alam sebagai bahan baku utama. Kehadiran industri ini diharapkan menjadi penggerak baru bagi kawasan industri KEK Arun Lhokseumawe.

Metanol merupakan bahan baku penting bagi berbagai sektor industri, mulai dari petrokimia, formaldehida, asam asetat, hingga pengembangan energi alternatif seperti dimetil eter (DME). Produksi metanol di Aceh juga berpotensi menekan ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor.

Pemerintah Aceh menilai pengembangan industri hilir gas memiliki dampak lebih luas dibanding sekadar aktivitas produksi energi. Selain menciptakan lapangan kerja, proyek tersebut juga membuka peluang peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal dan mendorong tumbuhnya industri pendukung.

Rencana pembangunan pabrik metanol ini menjadi salah satu langkah yang memperkuat arah pengembangan KEK Arun sebagai kawasan industri berbasis energi. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pengolahan sumber daya gas Aceh agar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Tags: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun LhokseumawePotensi gas AcehPT Indoasia Oil Tank Terminal
Previous Post

Blok Andaman Belum Produksi, Investor Mulai Berebut Hilirisasi Migas di KEK Arun

Next Post

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Related Posts

Blok Andaman Belum Produksi, Investor Mulai Berebut Hilirisasi Migas di KEK Arun

by Redaksi
14 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Daya tarik cadangan gas Blok Andaman mulai memicu minat sejumlah korporasi untuk masuk ke sektor hilirisasi migas di...

Next Post

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co