MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemko Banda Aceh Tingkatkan Daya Saing Perajin Lewat Pelatihan Bordir Wastra Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 Juli 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan bordir kreatif wastra di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Selasa (14/7/2026). | Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dekranasda menggencarkan penguatan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menggelar Pelatihan Bordir Kreatif Berbasis Wastra Aceh.

Program yang diikuti 20 perajin tersebut resmi dibuka Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Selasa (14/7/2026).

RelatedPosts

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

Banda Aceh Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak

Wagub Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Tak Ganggu Investasi

Pelatihan selama lima hari itu merupakan hasil kolaborasi Dekranasda Kota Banda Aceh dengan BPVP Banda Aceh. Peserta berasal dari berbagai gampong dengan sasaran pelaku industri kecil menengah (IKM) dan perajin bordir.

Materi yang diberikan meliputi pengembangan desain berbasis wastra Aceh, pembuatan pola, praktik membordir, teknik finishing, pengendalian mutu, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, penguatan keterampilan perajin menjadi langkah penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Saat ini yang dibutuhkan bukan hanya produk yang bagus, tetapi juga produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar,” ujar Illiza.

Ia menegaskan wastra Aceh memiliki nilai budaya yang harus terus dilestarikan melalui inovasi produk bernilai ekonomi.

“Wastra Aceh bukan sekadar kain. Di dalamnya ada sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat. Ketika motif khas Aceh diolah menjadi produk fesyen maupun suvenir, pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Illiza juga menyebut Banda Aceh memiliki sekitar 47.460 pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Cepat (Ciptakan Ekonomi yang Produktif, Akseleratif, dan Tumbuh) sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui Banda Aceh Academy.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banda Aceh, Amir Ridha, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan mencetak perajin yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Kami ingin melahirkan perajin yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi. Pelestarian budaya akan semakin kuat jika mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Dekranasda Kota Banda Aceh, Inayati Sa’aduddin Djamal, menambahkan pelatihan ini diperuntukkan bagi perajin yang telah memiliki kemampuan dasar membordir sehingga fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kualitas produk.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu menghasilkan produk bordir berbasis wastra Aceh yang tidak hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Selain itu, penguatan jejaring antarpengrajin dinilai penting agar mampu memenuhi permintaan pasar dalam skala besar.

Tags: Deskranasda Banda AcehPelatihan Bordir Banda AcehPemerintah Kota Banda AcehUMKM BordirWastra
Previous Post

Illiza Serahkan LKPJ APBK 2025, DPRK Soroti Dampak Anggaran bagi Masyarakat

Next Post

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

Related Posts

DPRK-Pemko Banda Aceh Sepakat Tata Ulang Taman Sari dan Putroe Phang

by Riska Zulfira
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh bersama DPRK Banda Aceh menyepakati revitalisasi dua ruang publik ikonik kota, yakni Taman Sari...

Pemko Banda Aceh Dorong Nilam Naik Kelas, Bidik Industri Parfum Bernilai Tinggi

by Ahmad Mufti
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai memperkuat langkah hilirisasi komoditas nilam Aceh agar tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan...

Jelang HUT RI, Pemko Banda Aceh Bagikan 800 Bendera Merah Putih ke Warga

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh mengajak masyarakat menyemarakkan suasana...

Next Post

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

BKPSDM Banda Aceh Ajak 6.250 ASN Beralih ke Arsip Digital Lewat LeDi-DMS

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co