MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kebakaran Hutan Terus Berulang, Pemerintah Aktifkan Kembali Desk Karhutla

Redaksi by Redaksi
24 Juli 2026
in Daerah
0

Kondisi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat | Foto: BPBA

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan pesisir barat. Pemerintah kabupaten/kota diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan mengaktifkan kembali Desk Penanganan Karhutla Tahun 2026.

Langkah tersebut menjadi salah satu hasil pembahasan dalam rapat Forkopimda Aceh yang dipimpin Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).

RelatedPosts

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

FASI Banda Aceh 2026 Dibuka, Illiza Dorong Generasi Qurani Hadapi Tantangan Era Digital

Pemprov Aceh Percepat Regulasi Pembukaan Rute Pelayaran Krueng Geukueh-Penang

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan, rapat tersebut membahas sejumlah persoalan strategis, termasuk penanganan karhutla yang terjadi di beberapa wilayah Aceh.

Sekda Aceh M Nasir Syamaun dalam paparannya menyebutkan, karhutla terjadi di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Singkil. Salah satu kebakaran terbesar terjadi di lahan gambut dengan luas lebih dari 150 hektare.

Kebakaran lahan gambut menjadi perhatian serius karena api berpotensi sulit dikendalikan dan dapat terus menyebar di bawah permukaan tanah.

Nasir mengatakan, karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat akibat peningkatan emisi karbon dioksida (CO2).

“Dampak yang terjadi, meningkatnya CO2 yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, kebakaran semakin meluas dan tak terkendali, dan berpotensi menurunkan citra pemerintah,” kata Nasir.

Untuk memperkuat penanganan, Gubernur Aceh telah mengimbau seluruh bupati dan wali kota meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah juga diminta mengaktifkan kembali Desk Penanganan Karhutla Tahun 2026.

Selain itu, BNPB telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla.

Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan mendorong penguatan pemantauan secara bersama-sama untuk mendeteksi dan menangani titik-titik kebakaran sedini mungkin.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya mengandalkan satu instansi.

Aspema Kejati Aceh Nur Albar menilai karhutla merupakan persoalan yang terus berulang. Karena itu, ia mendorong penggunaan pendekatan hukum adat dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan.

“Hukum adat cukup bagus untuk penanganan hutan di Aceh yang memiliki Majelis Adat Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia mendorong keterlibatan akademisi dan perguruan tinggi dalam menangani persoalan lahan gambut.

Ia menilai penelitian dan kajian akademik dapat membantu menemukan pemanfaatan lahan gambut yang lebih produktif sehingga risiko pembakaran dapat ditekan.

Rapat Forkopimda tersebut dihadiri Ketua DPRA Zulfadhli, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia, unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Tinggi Aceh, serta perwakilan Wali Nanggroe Aceh.

Tags: Desk KarhutlaKarhutla AcehPemerintah AcehPenanganan Karhutla di Aceh
Previous Post

Banjir Terjang Gayo Lues, Rumah Warga di Cane Toa Terendam

Next Post

Amanah Gandeng Kemenekraf Siapkan Aceh Creative Hub untuk Dorong Talenta Kreatif

Related Posts

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

by Redaksi
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh tahun 2026 mencapai Rp25,65 triliun. Namun, sebagian besar anggaran tersebut...

Pemprov Aceh Percepat Regulasi Pembukaan Rute Pelayaran Krueng Geukueh-Penang

by Redaksi
7 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) sebagai salah satu tahapan untuk merealisasikan rute pelayaran internasional langsung...

Sekda Aceh Minta SKPA Percepat Persiapan Perubahan RKPA 2026, Pastikan Anggaran Realistis

by Riska Zulfira
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, ST, M.Si, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mempercepat persiapan...

Next Post

Amanah Gandeng Kemenekraf Siapkan Aceh Creative Hub untuk Dorong Talenta Kreatif

Komdigi: Kredibilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Media Lokal di Era Digital

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co