MASAKINI.CO – Kondisi Makam Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati di Desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, menjadi perhatian dalam upaya menjaga keberlangsungan situs sejarah tersebut. Pengelola makam berharap pemeliharaan kawasan dapat terus dilakukan agar tetap terawat dan nyaman dikunjungi masyarakat.
Harapan itu disampaikan pengelola saat Dinas Sosial Aceh melakukan pemantauan langsung ke kawasan makam, Selasa (4/8/2026). Dalam pemantauan tersebut, tim Dinas Sosial Aceh mengecek kondisi bangunan makam, kebersihan lingkungan, fasilitas pendukung, serta kenyamanan dan keamanan bagi peziarah maupun wisatawan.
Pengurus Makam Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati, Rajeski, mengatakan perhatian pemerintah terhadap situs sejarah tersebut penting untuk menjaga keberadaan makam sebagai bagian dari warisan sejarah Aceh.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Dinas Sosial Aceh yang secara konsisten melakukan pemantauan terhadap Makam Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati. Harapan kami, makam ini senantiasa terawat dengan baik sehingga masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengenal dan meneladani perjuangan beliau,” ujarnya.
Menurut Rajeski, makam Laksamana Keumalahayati bukan hanya menjadi lokasi ziarah, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat untuk memahami sejarah perjuangan tokoh perempuan Aceh yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan Kesultanan Aceh Darussalam.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Aceh, Cut Aja Nurullah, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi makam pahlawan di Aceh tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran sejarah.
“Masukan dari pengurus makam menjadi bagian penting dalam proses pengawasan. Hasil pemantauan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pemeliharaan dan pelestarian ke depan,” katanya.
Ia menjelaskan, keberadaan makam pahlawan memiliki peran penting dalam menjaga ingatan sejarah sekaligus menjadi sarana mengenalkan nilai perjuangan kepada generasi berikutnya.
Laksamana Keumalahayati merupakan tokoh perempuan Aceh yang dikenal sebagai laksamana perempuan pertama di dunia. Ia memimpin armada laut Kesultanan Aceh Darussalam dan tercatat dalam sejarah karena keberanian mempertahankan wilayah Aceh dari ancaman bangsa asing.










Discussion about this post