MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bukan Transfer Dana, Dukungan Kementan Rp2,5 Triliun untuk Aceh Disalurkan Lewat Program Petani

Redaksi by Redaksi
6 Agustus 2026
in Daerah
0

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat berbincang dengan petani | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memastikan dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pemulihan sektor pertanian dan perkebunan pascabencana hidrometeorologi terus berjalan. Total dukungan program yang dialokasikan Kementan mencapai sekitar Rp2,5 triliun, yang disalurkan melalui program dan bantuan langsung kepada petani, bukan dalam bentuk transfer dana ke kas pemerintah daerah.

Hal itu menanggapi positif pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memberikan masukan dan saran untuk pemulihan sawah dan kebun pascabencana.

RelatedPosts

Modal Gampong Berbuah Panen, Petani Lamgirek Raup Jutaan Rupiah dari Semangka Non Biji

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

Pemkab Aceh Besar Turunkan Pompa Air Cegah Sawah Kekeringan di Lhoknga

“Pernyataan Bapak Menteri mendapat perhatian luas dari masyarakat sehingga Pemerintah Aceh merasa perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan program tersebut agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi di Banda Aceh, Kamis (6/8/2026).

Menurut Nurlis, substansi dukungan yang disampaikan Menteri Pertanian terkait pemulihan pertanian Aceh sudah sesuai. Namun, pelaksanaannya mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan negara melalui satuan kerja Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah.

“Dukungan tersebut tidak seluruhnya berbentuk transfer dana ke kas Pemerintah Aceh, melainkan diwujudkan dalam bentuk program, kegiatan, dan bantuan yang manfaatnya langsung dirasakan petani,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, dari total dukungan sekitar Rp2,5 triliun tersebut, sekitar Rp515 miliar berada pada satuan kerja provinsi dan kabupaten/kota melalui skema Tugas Pembantuan (TP).

Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah sekitar 40.000 hektare di wilayah terdampak bencana.

Sementara itu, sekitar Rp2 triliun lainnya dialokasikan melalui satuan kerja pusat dan balai di bawah Kementerian Pertanian. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan alat mesin pertanian, pembibitan, serta bantuan sektor perkebunan seperti bibit padi dan jagung.

“Provinsi dan kabupaten/kota menerima manfaat dalam bentuk barang dan program dari Kementan,” jelas Nurlis.

Ia menyebutkan, realisasi kegiatan optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah yang anggarannya berada pada satker provinsi dan kabupaten/kota telah mencapai 47,8 persen dari total Rp515 miliar per 3 Agustus 2026.

Pemerintah Aceh mencatat, dampak bencana hidrometeorologi telah memengaruhi 57.485 hektare lahan sawah. Dari jumlah tersebut, 27.437 hektare mengalami rusak ringan, 13.651 hektare rusak sedang, 16.276 hektare rusak berat, serta 120 hektare sawah dinyatakan hilang.

“Saat ini kegiatan optimalisasi lahan dan rehabilitasi untuk sawah rusak ringan maupun rusak sedang yang sudah dan sedang berjalan mencapai 40.852 hektare,” kata Nurlis.

Program tersebut dilaksanakan bersama Kementan, Distanbun Aceh, serta dinas pertanian kabupaten/kota di daerah terdampak.

Nurlis menambahkan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi langsung kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan sektor pertanian dan perkebunan Aceh.

“Gubernur Mualem menyampaikan langsung apresiasi tersebut saat bertemu Menteri Amran di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2026,” ujarnya.

Tags: Dukungan KementanMenteri Pertanian AmranPascabencana hidrometeorologiPemerintah AcehPemulihan sawah Aceh
Previous Post

Modal Gampong Berbuah Panen, Petani Lamgirek Raup Jutaan Rupiah dari Semangka Non Biji

Next Post

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen pada Triwulan II 2026, Ini Faktor Utamanya

Related Posts

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

by Ahmad Mufti
5 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penambahan pasokan semen setelah kebutuhan material pembangunan meningkat tajam akibat...

Aceh Kekurangan 12.500 Sak Semen per Hari, SBA Tambah Pasokan dari Luar Daerah

by Redaksi
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Kebutuhan semen di Aceh saat ini mengalami defisit atau kekurangan sekitar 12.500 sak per hari akibat meningkatnya aktivitas...

Wagub Aceh Bertemu Pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Bahas Penguatan Peran Masjid

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menggelar silaturahmi bersama pengurus dan para imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memperkuat...

Next Post

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen pada Triwulan II 2026, Ini Faktor Utamanya

Mulai Hari Ini, Tol Binjai–Langsa Terapkan Uji Coba Contraflow di KM 55

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co