MASAKINI.CO – Budidaya semangka non biji yang dikembangkan Kelompok Tani Blang Kulu, Gampong Lamgirek, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, mulai menunjukkan hasil. Melalui dukungan permodalan dari Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Udeep Beusare, para petani berhasil memanen komoditas pertanian yang memberi tambahan pendapatan bagi masyarakat.
Panen perdana dilakukan Rabu (5/8/2026) di lahan seluas sekitar tiga hektare yang dikelola 12 anggota kelompok tani. Dari hasil panen tersebut, setiap petani memperoleh pendapatan berkisar Rp4 juta hingga Rp8 juta, menyesuaikan luas lahan yang dikelola.
Direktur BUMG Udeep Beusare Gampong Lamgirek, Abd Basir, mengatakan pengembangan semangka non biji merupakan bagian dari program pemberdayaan ketahanan pangan untuk mendorong masyarakat memiliki usaha produktif.
“Program ini kami arahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Harapannya, usaha ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi petani,” ujarnya.
Dalam program tersebut, BUMG menyalurkan modal usaha sekitar Rp70 juta kepada Kelompok Tani Blang Kulu untuk mendukung proses budidaya, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman.
Keuchik Gampong Lamgirek, Firdos, mengatakan keberhasilan panen semangka non biji menjadi bukti bahwa potensi pertanian gampong dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan masyarakat apabila mendapat dukungan dan pengelolaan yang baik.
“Ini menjadi langkah positif bagi petani. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” katanya.
Sementara itu, penyuluh pertanian Kecamatan Lhoknga menilai budidaya semangka non biji memiliki peluang ekonomi yang baik karena permintaan pasar cukup tinggi. Namun, keberlanjutan usaha tetap membutuhkan pendampingan teknis agar produktivitas dan kualitas hasil panen tetap terjaga.
Panen perdana tersebut turut dihadiri Direktur BUMG Udeep Beusare Abd Basir, Keuchik Gampong Lamgirek Firdos, Keuchik Lamkruet, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar Jakfar, penyuluh pertanian Kecamatan Lhoknga, serta para petani.








Discussion about this post