MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kemensos Targetkan 150 Ribu Anak Putus Sekolah Masuk Sekolah Rakyat pada 2027

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
10 Agustus 2026
in Nasional
0

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kedua kanan) bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono (kanan), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (tengah), Gubernur Banten Andra Soni (kedua kiri) dan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid (kiri) berfoto bersama calon siswa saat meninjau Sekolah Rakyat rintisan di Komplek Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026). | Foto: via infopublik.id

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan lebih dari 150 ribu anak kurang mampu dan putus sekolah di berbagai daerah dapat mengakses program Sekolah Rakyat pada 2027 mendatang.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus menangani persoalan anak tidak sekolah dan anak jalanan di Indonesia.

RelatedPosts

Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Sama di Seluruh Indonesia, Bulog Diminta Cegah Lonjakan Harga

Rp4,1 Triliun Dana BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026 Segera Cair

Viral Belum Tentu Benar, CISSReC Ingatkan Warganet Kritis Menilai Informasi Digital

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan, target perluasan Sekolah Rakyat merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan anak-anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan.

“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan anak-anak yang selama ini sulit mengakses pendidikan bisa mendapatkan kesempatan belajar,” ujar Saifullah, mengutip infopublik.id, Senin (10/8/2026).

Ia mengatakan, pemerintah dalam jangka panjang menargetkan pembangunan minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota. Setiap fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas lebih dari 2.000 peserta didik.

Saat ini, program Sekolah Rakyat telah menjangkau lebih dari 43 ribu anak di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat setelah pembangunan sarana dan prasarana permanen selesai dilakukan.

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat juga melibatkan kolaborasi lintas kementerian dengan memanfaatkan berbagai fasilitas pemerintah. Salah satunya penggunaan aset gedung milik Kementerian Perhubungan di Politeknik Penerbangan Indonesia sebagai lokasi pembelajaran bagi anak-anak yang sebelumnya beraktivitas di pasar maupun fasilitas publik.

Menurut Saifullah, menjangkau anak jalanan agar kembali bersekolah bukan pekerjaan mudah. Para pendamping harus melakukan pendekatan langsung untuk menemukan dan meyakinkan anak-anak tersebut agar bersedia mengikuti pendidikan.

“Menghimpun anak-anak jalanan untuk mau bersekolah bukanlah perkara mudah. Para pendamping di lapangan bahkan harus meluangkan waktu hingga 24 jam penuh hanya untuk melacak keberadaan anak-anak tersebut,” katanya.

Dalam program rintisan terbaru, sebanyak 400 anak jalanan berhasil dijangkau. Dari jumlah tersebut, 300 anak telah lolos asesmen dan siap mengikuti proses pembelajaran.

Sementara itu, lebih dari 100 anak lainnya masih menjalani masa matrikulasi di sentra-sentra milik Kemensos. Tahap tersebut dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala, seperti kemampuan membaca yang belum memadai maupun persoalan kesehatan.

Kemensos berharap pengembangan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memutus rantai anak putus sekolah di Indonesia.

Tags: anak kurang mampuAnak-anak Putus SekolahKementerian Sosialsekolah rakyat
Previous Post

Pemko Banda Aceh Akan Gelar Pangan Murah, 2.000 Paket Sembako Disiapkan untuk Warga

Next Post

Harga Emas Bertahan Tinggi, Pembeli Harus Siapkan Hampir Rp8 Juta per Mayam

Related Posts

Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Miskin Ekstrem dan Putus Sekolah

by Ahmad Mufti
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan Program Sekolah Rakyat (SR) ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, anak...

Mensos Pastikan Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin

by Redaksi
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meninjau langsung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Sentra Darussa'adah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh...

Pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue Dimulai

by Ulfah
13 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Suka Makmue, Senin (12/1/2026). Kegiatan...

Next Post

Harga Emas Bertahan Tinggi, Pembeli Harus Siapkan Hampir Rp8 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co