MASAKINI.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, dengan luas area terdampak mencapai sekitar 19 hektare. Kebakaran yang berlangsung sejak Sabtu (29/8/2026) itu melanda dua gampong, yakni Drien dan Ujong Mangki.
Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan, kebakaran pertama kali terjadi pada Sabtu lalu. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Staf Pusdalops PB BPBA, Haslinda, mengatakan luas lahan yang terbakar di Gampong Drien diperkirakan mencapai 7 hektare, sementara di Gampong Ujong Mangki sekitar 12 hektare.
“Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut,” kata Haslinda berdasarkan laporan Pusdalops BPBA, Kamis (3/9/2026).
Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas BPBD Kabupaten Aceh Selatan bersama unsur terkait dengan mengerahkan sejumlah peralatan. Pada hari pertama kejadian, petugas membawa satu unit sepeda motor Damkar 05 Bakongan, satu unit mesin jinjing, serta satu unit mesin pompa ke lokasi kebakaran.
Kemudian pada Senin (31/8/2026), penanganan diperkuat dengan dukungan sarana dan prasarana dari berbagai pihak, seperti kendaraan roda dua Damkarmat PB WMK 05 Bakongan, kendaraan roda empat dan roda dua TNI, empat unit mesin jinjing, tujuh roll selang, serta mesin pompa milik masyarakat.
Haslinda menjelaskan, petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, di antaranya jarak lokasi kebakaran sekitar 4 kilometer dari jalan nasional, keterbatasan sumber air, serta kondisi cuaca panas dan tiupan angin yang mempercepat penyebaran api.
Berdasarkan kondisi terakhir, api di Gampong Drien telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sementara di Gampong Ujong Mangki, pemadaman masih berlangsung dengan tingkat pengendalian api sekitar 20 persen.
BPBA bersama BPBD Aceh Selatan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap lokasi kebakaran untuk memastikan api tidak kembali meluas.








Discussion about this post