MASAKINI.CO – Atlet panjat tebing putri Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi mempersembahkan medali emas keempat bagi Kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia menjadi yang tercepat di nomor speed putri dengan catatan waktu 6,062 detik, sekaligus membukukan rekor baru.
Desak meraih emas setelah mengalahkan atlet China Lijuan Deng yang finis dengan waktu 6,064 detik. Selisih keduanya hanya 0,002 detik. Atlet Korea Selatan Jimin Jeong meraih medali perunggu dengan catatan 6,18 detik.
Catatan 6,062 detik tersebut memperbaiki rekor sebelumnya, yakni 6,07 detik yang juga ditorehkan Desak. Capaian itu sekaligus menjadikan penampilan Desak di Nagoya sebagai salah satu hasil penting bagi kontingen Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Desak yang kembali menunjukkan kemampuannya di level Asia.
“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan,” ujar Erick, mengutip infopublik.id, Kamis (1/10/2026).
Menurut Erick, pencapaian Desak semakin istimewa karena diraih dengan catatan waktu yang memecahkan rekor.
“Catatan waktunya luar biasa. 6,062 detik bukan hanya membawa Desak menjadi juara dan mempersembahkan emas untuk Indonesia, tetapi juga mencatatkan rekor Asian Games dan rekor Asia,” katanya.
Erick menyampaikan apresiasi kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan atlet.
“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” ujar Erick.
Dengan tambahan emas dari Desak, Indonesia telah mencapai target empat medali emas yang ditetapkan sebelum Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Namun, Erick menegaskan perjuangan kontingen Indonesia belum berakhir. Sejumlah cabang olahraga masih memiliki peluang menambah perolehan medali hingga pertandingan berakhir.
“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas,” kata Erick.
Salah satu peluang tambahan datang dari panjat tebing melalui nomor speed putra. Pemerintah, kata Erick, akan terus memberikan dukungan kepada para atlet yang masih bertanding hingga rangkaian Asian Games berakhir.









Discussion about this post