MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Lahan Transmigrasi Jantho dan Seulimeum Masih Terbengkalai, Aceh Besar Siapkan Pengembangan

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
7 Oktober 2026
in Daerah
0

Masyarakat transmigrasi dari Kecamatan Kota Jantho dan Seulimeum di Aula Disnakertrans Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (6/10/2026). | Foto: mC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menyiapkan pengembangan kawasan transmigrasi Jantho dan Seulimeum. Salah satu fokusnya adalah mendorong lahan yang telah diberikan kepada masyarakat agar dikelola dan menghasilkan secara berkelanjutan.

Rencana tersebut dibahas dalam audiensi masyarakat transmigrasi Kecamatan Kota Jantho dan Seulimeum dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar di Aula Disnakertrans, Kota Jantho, Selasa (6/10/2026).

RelatedPosts

Wabup Aceh Besar Dorong BKM Jadikan Masjid Nyaman dan Sumber Inspirasi Jemaah

Pemko Banda Aceh Dorong Sekolah Inklusif Jadi Ruang Aman bagi Semua Anak

68 Mukim di Aceh Besar Diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat

Kepala Disnakertrans Aceh Besar, Rahmawati, mengatakan data masyarakat transmigrasi di kedua kawasan tersebut telah dihimpun mulai dari tingkat kabupaten hingga kementerian. Data itu menjadi bagian dari persiapan pengembangan kawasan transmigrasi.

Menurut Rahmawati, pemerintah ingin memberikan kepastian sekaligus memastikan lahan transmigrasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Lahan yang sudah diberikan sejauh ini masih ada yang belum diberdayakan. Ke depan, kami menegaskan agar lahan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara produktif,” kata Rahmawati.

Ia menegaskan, pemanfaatan lahan akan menjadi perhatian dalam pengembangan kawasan. Lahan yang tidak dikelola nantinya akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain pemanfaatan lahan, Pemkab Aceh Besar juga mendorong proses sertifikasi lahan bagi masyarakat transmigrasi. Kepastian status lahan tersebut akan berjalan bersamaan dengan penataan pola usaha di kawasan transmigrasi.

Rahmawati mengatakan pemerintah akan mengidentifikasi komoditas yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah agar masyarakat dapat lebih fokus mengembangkan usaha pertanian.

“Ke depan kita akan menentukan komoditas yang sesuai dengan daerah tersebut, sehingga masyarakat bisa lebih fokus mengelola tanaman mulai dari penanaman hingga panen,” ujarnya.

Pengembangan kawasan juga mencakup pemenuhan fasilitas dasar. Disnakertrans Aceh Besar telah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait sejumlah kebutuhan yang masih belum memadai.

Usulan tersebut meliputi rehabilitasi atau pembangunan kembali rumah transmigrasi yang rusak, serta peningkatan fasilitas umum seperti rumah ibadah dan sarana pendidikan.

“Kita sudah mengusulkan kepada kementerian agar fasilitas yang masih kurang dapat dipenuhi. Termasuk rumah yang rusak untuk direhabilitasi atau dibangun kembali, serta fasilitas rumah ibadah dan sekolah,” kata Rahmawati.

Tags: Aceh BesarDisnakertransJantholahan produktifPemerintah Aceh BesarSeulimeumTransmigrasi
Previous Post

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Next Post

Harga Emas Perhiasan Naik Rp20 Ribu Hari Ini 

Related Posts

Wabup Aceh Besar Dorong BKM Jadikan Masjid Nyaman dan Sumber Inspirasi Jemaah

by Redaksi
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong Badan Kemakmuran Masjid (BKM) memperkuat perannya dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat, tidak...

68 Mukim di Aceh Besar Diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat

by Redaksi
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 68 mukim di Kabupaten Aceh Besar telah diakui sebagai kesatuan masyarakat hukum adat. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar...

Bahasa Aceh Mulai Ditinggalkan Generasi Muda, Bupati Aceh Besar Ingatkan Ancaman Hilangnya Identitas

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris mengingatkan penggunaan bahasa Aceh di kalangan generasi muda perlu dijaga agar tidak...

Next Post

Harga Emas Perhiasan Naik Rp20 Ribu Hari Ini 

Wabup Aceh Besar Dorong BKM Jadikan Masjid Nyaman dan Sumber Inspirasi Jemaah

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co