MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Oktober 2026
in Daerah
0

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi, mendorong agar Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi diterapkan secara nyata di sekolah untuk membentuk generasi yang berkarakter Qurani.

Menurut Musriadi, keberhasilan kurikulum tersebut tidak hanya ditentukan oleh materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan guru, ketersediaan bahan ajar, sarana pendidikan, dan sistem evaluasi.

RelatedPosts

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

Banda Aceh Siapkan Bantuan Modal Usaha untuk 600 Mustahik

Bupati Aceh Besar Tekankan Akurasi Data Kependudukan untuk Tepat Sasaran

“Jangan sampai kurikulum ini hanya bagus di atas kertas. Kita ingin pendidikan diniyah benar-benar hidup di sekolah dan membentuk anak-anak yang beriman, berilmu, berakhlak dan berkarakter Qurani,” kata Musriadi dalam Focus Group Discussion (FGD) Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh di Aula Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

Ia menegaskan, penyusunan kurikulum diniyah bukan sekadar menyelesaikan dokumen akademik, melainkan bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan dan karakter anak-anak di Banda Aceh.

Musriadi menyebut, implementasi kurikulum tersebut juga menjadi langkah penting untuk mewujudkan amanat Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pendidikan Diniyah.

Kurikulum itu mencakup tujuh bidang, yakni Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Tahfidz, Akidah, Fikih, Akhlak, Tarikh, dan BTAM. Seluruh bidang tersebut perlu terintegrasi agar pembelajaran agama tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi tercermin dalam perilaku sehari-hari peserta didik.

“Belajar Al-Qur’an harus melahirkan kecintaan kepada Al-Qur’an. Belajar akhlak harus tercermin dalam perilaku. Belajar agama harus melahirkan kesalehan pribadi dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Ia menilai, pendidikan diniyah semakin penting di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan derasnya arus informasi yang memengaruhi kehidupan anak-anak. Karena itu, pendidikan agama perlu menjadi pedoman moral bagi peserta didik dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Namun, menurut Musriadi, penerapan kurikulum tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pendidik yang kompeten dan mampu menjadi teladan bagi siswa.

“Sebagus apa pun kurikulumnya, tidak akan berjalan tanpa pendidik yang kompeten sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik,” katanya.

Ia menyatakan DPRK Banda Aceh akan terus mendorong penguatan pendidikan diniyah sesuai fungsi dan kewenangannya, termasuk dalam perencanaan dan penganggaran dengan mempertimbangkan kemampuan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Musriadi berharap FGD yang melibatkan unsur pemerintah, ulama, akademisi, organisasi profesi, kepala sekolah, dan guru tersebut menghasilkan rekomendasi konkret untuk menyempurnakan draf kurikulum sebelum diterapkan.

FGD bertema “Menuju Generasi Pendidikan Dasar Kota Banda Aceh yang Berkarakter Qurani” itu dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri. Kegiatan turut dihadiri perwakilan MPD, MAA, MPU, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syariat Islam, Kobar GB, PGRI, kepala sekolah SD dan SMP, guru pendidikan diniyah, serta tim penyusun kurikulum dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala (USK).

Tags: Banda AcehDPRK Banda Acehkarakter Quranikurikulum pendidikan diniyahMusriadiPendidikan Islam
Previous Post

UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Next Post

KNPI Aceh Apresiasi Pulihnya Akses Jembatan Krueng Tingkeum

Related Posts

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Pemko Banda Aceh Dorong Sekolah Inklusif Jadi Ruang Aman bagi Semua Anak

by Riska Zulfira
7 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mendorong sekolah dasar tidak hanya menerima peserta didik berkebutuhan khusus, tetapi juga membangun...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asal Malaysia

by Ahmad Mufti
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan pada Wisuda Gelombang III Tahun 2026. Dari jumlah...

Next Post

KNPI Aceh Apresiasi Pulihnya Akses Jembatan Krueng Tingkeum

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co