MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Maret 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BRI Menanam Proyeksikan Kontribusi Penurunan Emisi Karbon Hingga 23%

Athaillah by Athaillah
4 Oktober 2022
in News
0

BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan memberikan bibit pohon produktif pada nasabah yang melakukan pencairan kredit.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk turut menjaga ketahanan iklim melalui pengurangan emisi karbon. Hal tersebut ditunjukkan dengan telah disetujuinya dokumen target iklim nasional terbaru atau enhanced nationally determined contribution (enhanced NDC) Indonesia untuk berkontribusi menahan pemanasan suhu ke angka maksimum 1,5 derajat celcius pada 2030.

Presiden RI Joko Widodo menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki road map untuk mencapai berbagai target terkait penanganan krisis iklim tersebut.

RelatedPosts

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar di Wajah dan Dada

Tips Mudik Lebaran Aman, Nyaman dan Selamat Sampai Tujuan

“Indonesia telah mengadopsi strategi jangka panjang rendah karbon dan ketahan iklim pada 2050 serta road map yang detail untuk mencapai target net zero emission pada 2060 atau lebih awal,” kata Jokowi, dalam sambutan di KTT perubahan Iklim di Glasglow tahun lalu.

Selaras dengan visi Pemerintah tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pun turut ambil bagian dalam mendukung keberlanjutan dan penurunan emisi karbon, salah satunya melalui program “BRI Menanam.”

Melalui program ini, BRI akan menyalurkan 1,75 juta bibit pohon dan diestimasikan mengurangi emisi hingga 108.065 tCo2e dalam lima tahun.

Angka tersebut setara dengan 23% kontribusi pengurangan emisi karbon yang dihasilkan BRI. Jejak karbon atau carbon foot print penggunaan listrik dan bahan bakar di BRI pada 2020 adalah sebesar 469.847 tC02e dan diproyeksikan menurun menjadi 361.782 tC02e pada 2025.

Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi daya serap CO2 pohon produktif yang dibagikan dalam BRI Menanam sebesar 88,11 kg per pohon per tahun serta telah memperhitungkan potensi mortalitas dari bibit tanaman yang disalurkan.

Disamping mengurangi emisi karbon, BRI Menanam juga menjadi salah satu upaya BRI dalam meningkatkan pemberdayaan ke masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk bersama memperkuat implementasi Environmental, Social, Governance (ESG).

BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan memberikan bibit pohon produktif atau tanaman buah kepada nasabah yang melakukan pencairan kredit. BRI secara bertahap menyalurkan tanaman pohon produktif yang diharapkan memiliki dampak positif pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan bahwa upayanya melalui BRI Menanam dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. Di sisi lain, BRI terus melakukan pendampingan untuk memastikan pemanfaatan bibit dapat berjalan dengan optimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Begitu ada nasabah mencairkan kredit usaha rakyat (KUR), kata Sunarso, pihaknya berikan bibit dan nasabah wajib menanam dan merawatnya.

“Inisiatif ini telah dilakukan dan ratusan ribu bibit telah disalurkan ke masyarakat,” terang Sunarso.

BRI Menanam menargetkan sebanyak 750 ribu bibit di tanam di tahun 2022 dan sekitar 1 juta bibit lagi ditanam di tahun 2023. Hingga akhir September 2022, BRI Menanam telah berhasil menyalurkan dan menanam 376 ribu bibit pohon.

Untuk target tahun 2022, dari 754 ribu sekitar 376 ribu bibit disalurkan untuk lahan desa, 227 ribu bibit untuk nasabah eksisting dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit, dan 151 ribu bibit untuk nasabah baru dari KUR BRI Unit sampai dengan akhir September 2022.
Penyaluran bibit pohon ini dijalankan oleh 799 BRI unit, 236 Branch Office, dan 17 Regional Office BRI di berbagai wilayah di Indonesia.

Adapun jenis bibit tanaman yang diberikan ialah jenis pohon produktif, sehingga selain dapat menyerap karbon juga dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat untuk dimanfaatkan hasilnya.

Jenis bibit pohon yang telah dibagikan diantaranya adalah Durian (33,64%), Mangga (22,45%), Alpukat (21,80%), Jambu (5,79%), Jeruk (2,39%), dan jenis pohon lainnya (14,65%).

“Misalnya saya tanam 15 pohon alpukat dan 10 pohon mangga di pekarangan saya, harapan saya adalah dua tahun lagi pohon ini akan teduh dan menyerap banyak karbon dioksida serta hasil buahnya juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya memberi contoh.

Inisiatif BRI Menanam ini turut mendukung perseroan dalam menerapkan konsep 3P atau Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit. Pada konsep Pro People, BRI mendorong berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dalam BRI Menanam di mana pengelolaan tanaman produktif diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Pro Profit yang diusung perseroan pun tidak terbatas pada keuntungan langsung yang diterima BRI. Lebih dari itu, BRI terus mendorong nasabah, terutama di kalangan UMKM untuk meningkatkan kapasitas usahanya dan berhasil “naik kelas.”

Penyaluran kredit yang terus dieskalasi menjadi bukti nyata dukungan menumbuhkembangkan UMKM.
Secara berkelanjutan, pemberian dan pemberdayaan tanaman produktif ini diharapkan menjadi kontribusi BRI dalam mengurangi emisi serta sesuai dengan konsep Pro Planet.

Pihaknya optimistis mampu menyalurkan tanaman produktif ini baik di wilayah pedesaan maupun kawasan perkotaan.

Tags: 3PBBRIBRIBRI MenanamESGinfo bankPemberdayaan MasyarakatUMKM
Previous Post

Atlet FPTI Pidie Sabet Perak dan Perunggu Pomda Unsam

Next Post

Surati Pertamina, Aceh Besar Minta Tambah Kouta BBM untuk Nelayan Pulo Aceh

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Tinjau Produksi Batik Malaka, Dorong Penguatan UMKM Berbasis Budaya

by Redaksi
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyoroti potensi Batik Malaka sebagai salah satu produk unggulan ekonomi kreatif daerah. Hal itu...

Resmi Ditutup, Aceh Festival Hadirkan Energi Baru Bagi Pariwisata

by Redaksi
24 November 2025
0

MASAKINI.CO - Kegiatan Aceh Festival 2025 yang berlangsung selama dua hari, 22-23 November 2025 resmi ditutup. Event itu dinilai mampu...

MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM

MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM

by Ulfah
31 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO — Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah kini semakin menunjukkan dampak ganda. Tidak hanya memperbaiki...

Next Post

Surati Pertamina, Aceh Besar Minta Tambah Kouta BBM untuk Nelayan Pulo Aceh

Pj Wali Kota Sabang Upayakan Reaktivasi Penerbangan Kualanamu - Maimun Saleh

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co