MASAKINI.CO – Aksi penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) masih terus berlangsung hingga Selasa (12/5/2026). Sejumlah massa aksi terlihat tetap bertahan di depan Kantor Gubernur Aceh sebagai bentuk komitmen melanjutkan perjuangan mereka.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa demonstran masih berjaga di area aksi sambil memasang spanduk bernada protes di pagar kantor gubernur.
Koordinator lapangan aksi, Misbah, mengatakan massa akan tetap bertahan hingga tengah malam dan memastikan aksi lanjutan kembali digelar pada Rabu besok dengan jumlah peserta yang diperkirakan lebih besar.
“Kami masih bertahan di sini sampai malam ini. Besok aksi akan dilanjutkan lagi sampai Pergub Nomor 2 tentang JKA benar-benar dicabut,” kata Misbah.
Menurutnya, dukungan terhadap gerakan tersebut terus mengalir. Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Jabal Ghafur dan beberapa kampus di luar Banda Aceh, disebut siap turun langsung dalam aksi susulan.
“Besok akan lebih ramai. Ada massa dari Universitas Jabal Ghafur dan beberapa kampus lain di luar Banda Aceh yang akan ikut bergabung,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah menjadi tanda bahwa penolakan terhadap aturan JKA semakin meluas di kalangan masyarakat dan akademisi.
Meski aksi berlangsung hingga malam hari, situasi di depan Kantor Gubernur Aceh terpantau aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya kerusakan fasilitas di area kantor gubernur selama demonstrasi berlangsung.
Di sekitar lokasi, warga juga tampak memberikan dukungan berupa makanan ringan dan minuman melalui posko donasi yang didirikan di depan area aksi. Bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas masyarakat kepada massa yang masih bertahan menyuarakan tuntutan mereka.
Hingga berita ini ditulis, para demonstran menegaskan akan terus melakukan aksi sampai Pemerintah Aceh memberikan tanggapan terkait tuntutan pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh.








Discussion about this post