MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kisah Diaspora Indonesia Sukses Jajakan Kuliner Nusantara di Korea Selatan

Masa Kini by Masa Kini
2 April 2022
in News
0
Kisah Diaspora Indonesia Sukses Jajakan Kuliner Nusantara di Korea Selatan

Warung Papi Mami, salah satu UMKM milik diaspora Indonesia di Korea Selatan. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satu lagi cerita kesuksesan diaspora Indonesia di luar negeri kembali membuat geger netizen Tanah Air. Bermodal nasi goreng, seorang pebisnis wanita bernama Ani mampu menarik perhatian warga lokal Korea Selatan untuk mengenal, mencicipi, dan bahkan mencintai sajian-sajian khas Nusantara.

Ani adalah warga Indonesia yang tinggal di Korea Selatan (Diaspora) dan memiliki usaha kuliner Indonesia dengan nama Delisha Café.

RelatedPosts

Warga Banda Aceh Rasakan Manfaat Pasar Murah Jelang Idul Adha

Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu, Delapan Penumpang Selamat

Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah Titik Kedua Jelang Idul Adha

Bahkan, dia ini telah sukses memiliki 2 cabang di Kota Gyeongju dan Gumi yang menyajikan bermacam menu Indonesia dengan sajian andalan nasi goreng. Delisha Café berlokasi di Gyeongbuk Province, Gyeongju city, Dongseong-ro, 143-2.

Ani menuturkan kuliner Indonesia ternyata sangat menggugah selera dan semakin diminati, tidak hanya untuk orang Indonesia yang tinggal di Korea Selatan, tapi orang lokal Korea Selatan.

“Bahkan makanan kesukaan itu justru makanan yang khas sekali terutama rendang dan nasi gorengnya,” tutur Ani.

Ani menambahkan kunjungan restoran juga tergolong ramai dalam satu hari, dan bisa meningkat tiga kali lipat lagi ketika memasuki hari libur atau akhir pekan.

“Menu yang kami hidangkan juga kami variasikan mulai nasi padang, nasi goreng, ayam bakar, bebek bakar, iga bakar, dan masih banyak menu favorit lainnya yang banyak diminati,” katanya.

Sebagai UMKM Binaan BNI, Ani mengapresiasi semua dukungan dari BNI baik program pelatihan, pembinaan dan solusi perbankan.

“Kemudahan pembayaran ke Indonesia jaringan nasabah BNI Xpora sangat membantu kami dalam mengakses produk-produk Indonesia untuk kami pasarkan di Delihsa Café,” sebutnya.

Warung Papi Mami

Selain Delisha Café, ada juga Warung Papi Mami yang memiliki cabang di kota Busan dan kota Sacheon. Pemilik warung ini bernama Nur, yang awal mula buka warung di wilayah Samcheonpo.

Jika akan jalan-jalan ke kota Busan, Anda bisa mencari warung Papi Mami yang berlokasi di Seo-gu Nambumin-dong 643, Chungmu Shopping Mension 2nd Floor, No. 2-1.

Berawal dengan niat mengobati kerinduan kampung halaman, diaspora Indonesia di Korea Selatan tepatnya di daerah Jagalchi Busan, Warung Papi Mami justru menjadi tujuan banyak warga lokal setempat dan Anak Buah Kapal (ABK) dari penjuru dunia untuk menikmati kuliner dan produk-produk Indonesia lainnya.

“Kebetulan di daerah Jagalchi ini belum ada resto Indonesia. Padahal banyak sekali teman-teman pekerja Indonesia yang ingin menikmati masakan nusantara. Adanya program Kredit Diaspora dari BNI sangat membantu kami mengembangkan kuliner di wilayah ini,” sebutnya.

Dukungan BNI

Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan, mengatakan kesuksesan bisnis kuliner Indonesia ini membuat para diaspora di Korea Selatan tergugah untuk mengembangkan bisnis kulinernya supaya lebih besar lagi.

Dari yang awalnya hanya memiliki satu restoran Indonesia, tetapi saat ini mereka berani membuka cabang di beberapa kota yang tersebar di Korea Selatan.

Menurutnya, potensi usaha kuliner bagi Diaspora Indonesia ini pun menjadi perhatian bagi BNI Cabang Seoul dan turut hadir membantu pembiayaan mengembangkan usaha kuliner di Korea Selatan.

“Saat ini kami melalui BNI Cabang Seoul hadir membantu pembiayaan modal usaha Diaspora di Korea Selatan. Diaspora loan sebagai modal usaha dan ekspor produk serta rempah dari Indonesia yang sulit ditemukan di Korea Selatan, selain itu memberikan pendampingan usaha berupa seminar literasi keuangan dan membantu perluasan pasar,” ujar Henry.

Dia menyampaikan dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para Diaspora bisa lebih terbantu dalam mengembangkan bisnisnya, dan juga lebih percaya diri lagi bersaing dengan restoran-restoran negara lain di Korea Selatan, seperti restoran Thailand atau Vietnam.[]

Tags: BNIDiaspora IndonesiaKorea SelatanKuliner NusantaraNasi GorengNasi PadangUMKM Binaan BNI
Previous Post

Musibah di Hari Meugang, Dua Rumah Warga Aceh Besar Terbakar

Next Post

DPRA Awasi Proyek APBA 2022, Minta Pembangunannya Utamakan Kualitas

Related Posts

Program KIOTEC Percepat Transfer Teknologi, SDM Kelautan Indonesia Belajar Langsung ke Korea

by Riska Zulfira
6 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Upaya mempercepat penguasaan teknologi kelautan Indonesia mendapat dorongan melalui program internasional. Program ODA Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology...

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

by Ulfah
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Wabah “kutu pembunuh” menyerang Korea Selatan, hingga menyebabkan 422 orang meninggal. Dalam laporan Korea Herald, Badan Pengendalian dan...

Ngabuburit Sambil Berdonasi, Hermes Palace Hotel Sisihkan Hasil untuk Korban Banjir

by Riska Zulfira
21 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Hermes Palace Hotel Banda Aceh menghadirkan konsep Ramadan yang tak sekadar soal berbuka puasa. Melalui program “Ngabuburit di...

Next Post
DPRA Awasi Proyek APBA 2022, Minta Pembangunannya Utamakan Kualitas

DPRA Awasi Proyek APBA 2022, Minta Pembangunannya Utamakan Kualitas

Indonesia Targetkan 35 Medali Emas di ASEAN Para Games 2022

Indonesia Targetkan 35 Medali Emas di ASEAN Para Games 2022

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co