MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis

Masa Kini by Masa Kini
15 Oktober 2019
in Headline, News
0
Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Warga Aceh, Haekal Afifa melayangkan keberatan dan protes ke pihak Google, khususnya layanan Google terjemahan (Google Translate).

Pasalnya, sejumlah kata dalam terjemahan dari bahasa Jawa (Javanese) dan bahasa Melayu ke bahasa Indonesia mendiskreditkan dirinya dan masyarakat Aceh umumnya.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

Dalam surat terbuka untuk Managing Director Google Indonesia, ia turut mencantumkan sejumlah frasa yang ditemukan diantaranya;

1) anak aceh
2) pria aceh
3) wanita aceh
4) gadis aceh
5) bocah aceh
6) ibu aceh
7) ayah aceh
8) saya aceh
9) keluarga aceh
10) baju aceh
11) suku aceh
12) orang aceh
13) dunia aceh
14) tokoh aceh
15) bahasa aceh
16) kakak aceh
17) anak melayu

Ditulis dalam terjemahan bahasa Indonesia sebagai:

1) bajingan
2) Dasar brengsek
3) seorang wanita yang kasar
4) Dasar brengsek
5) kamu bajingan
6) Ibu brengsek
7) Ayah brengsek
8) Saya brengsek
9) keluarga fanatik
10) kaus kaki
11) suku yang sakit
12) bajingan
13) dunia berantakan
14) sosok yang kasar
15) bahasa menghujat
16) Anda brengsek
17) bajingan

Bahkan, jika frasa ‘anak aceh’ dari bahasa Jawa dan bahasa Melayu diterjemahkan ke bahasa Inggris maka ditulis terjemahannya sebagai ‘son of a bitch’.

“Ya betul. Diketahui sekitar dua minggu lalu,” kata Haekal Afifa saat dikonfermasi masakini.co, Selasa (15/10) malam.

Ia menjelaskan frasa-frasa tersebut awalnya ditemukan sendiri saat melakukan pencarian. Berikutnya dishare oleh rekan-rekannya.

“Kemudian melakukan validasi, hingga sampai pada kesimpulan kita melakukan protes,” tegasnya.

Ia menyebutkan yang diprotesnya itu Google sebagai penyedia layanan.

“Persoalan user, kontributor atau orang yang menginput saya kira Google punya sistem verifikasi sendiri apalagi itu berkaitan dengan rasisme,” pungkasnya.[]

Tags: Google TranslateHaekal AfifaProtes GoogleWarga Aceh
Previous Post

Persiraja Pinjamkan Dua Pemain Untuk Tim Porwil

Next Post

Polri Deteksi Rencana JAD Serang Markas Polisi

Related Posts

Pelaku Penembak Dua Warga Aceh di Rest Area Tol Tangerang Ditangkap

by Alfath Asmunda
3 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Pelaku penembakan terhadap dua warga asal Aceh, Ilyas Abdul Rahman (48) dan Ramli Abu Bakar (60), di rest...

Warga Aceh Ditembak di Rest Area Tol Tangerang, Polisi Didesak Tangkap Pelaku

Warga Aceh Ditembak di Rest Area Tol Tangerang, Polisi Didesak Tangkap Pelaku

by Alfath Asmunda
3 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) mendesak polisi secepatnya menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus penembakan dua warga...

Pendopo Bupati Aceh Tenggara Diteror OTK

Detik-detik Dua Warga Aceh Ditembak di Rest Area Tol Tangerang

by Alfath Asmunda
3 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Dua warga asal Aceh ditembak oleh pria diduga pelaku penggelapan mobil rental di rest area kilometer 45 Tol...

Next Post

Polri Deteksi Rencana JAD Serang Markas Polisi

Warga Aceh Protes Google Translate Akibat Frasa Rasis

Akui Terjemahan Diskiriminasi, Google Minta Maaf ke Masyarakat Aceh

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co