MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Cerita dari Kebun Kopi

Masa Kini by Masa Kini
24 November 2019
in Headline
0
Cerita dari Kebun Kopi
Share on FacebookShare on Twitter

Menggunakan setelan ala petani kopi lengkap dengan jarek di kepala, Dyah terlihat cekatan memanen kopi. Tangannya lihai memilah kopi matang dari tangkai.

Ia memanen sekira lebih dari sekilo kopi mentah langsung dari kebun. Kopi yang ia simpan dalam seutas goni yang disangkutnya di bahu. “Kualitas kopi (yang dipetik) ini ngak perlu diragukan lagi,” kata Dyah saat panen raya kopi Gayo di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit Bener Meriah, Minggu 24/11.

RelatedPosts

Pasar Smep Peunayong Direvitalisasi, Illiza Siapkan Kawasan Ekonomi dan Ruang Publik Baru

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga 22 Juli

Lantas susahkah memanen kopi? Dyah punya cerita.

“Ternyata ngak terlalu susah. Mudah sekali memanen kopi,” kata Dyah.

Nah. Kopi yang dia petik kemudian ditumpahkan dalam sebuah wadah alas seperti tikar. Saatnya dinilai oleh ahli kopi, hasilnya kopi yang dipetik istri Plt Gubernur itu sebagiannya belum terlalu matang: bahkan sebagian masih hijau.

“Ternyata gampang saat dicoba. Padahal sulit ya. Saat dinilai masih banyak masalahnya,” kata Dyah. Tamu-tamu yang datang ke panen raya tersebut tertawa.

Memetik kopi langsung dari kebun adalah pengalaman pertama bagi Dyah. Kelihatannya memetik kopi memang perkara mudah. Ternyata menyortir kopi dengan kualitas terbaik bukan perkara mudah. Butuh ketelatenan sehingga kopi spesial hadir di depan penikmat.

“Kalau memang dipetik dengan tidak sembarangan, kopi yang hadir itu pasti kualitas spesial semua,” ujar Dyah.

Dyah berharap, beragam pengetahuan tentang kopi, mulai dari proses menanam, merawat hingga memanen kopi disampaikan terus turun-temurun. Dengan itu kopi Gayo akan jadi warisan bagi generasi Aceh.

“Potensi ini tidak ada di tempat lain. Kalau ke sini lagi pas panen,saya akan petik lagi,” ujar Dyah.

Panen kopi raya di Bener Meriah digelar dalam rangka Gayo Mountain Alas Festival (GAMIfest). Gelaran kegiatan di bawah Kementerian Pariwisata Indonesia yang digelar di kabupaten di dataran tinggi gayo.

Kopi Gayo memang bukan sembarangan kopi. Masyarakat dunia mengakui kopi Gayo adalah salah satu varian kopi terbaik. Bupati Bener Meriah, Syarkawi, mengatakan Kopi Gayo telah disandingkan dengan 92 varian kopi dunia. Dari penilaian para ahli kopi, kopi yang dihasilkan di dataran tinggi Gayo unik dan terbaik.

“60 persen kebutuhan kopi Starbucks itu menggunakan kopi gayo. Kopi Gayo terbaik itu bukan kita yang bilang, tapi ahli kopi dunia,” kata Syarkawi. []

Tags: Dyah Erti IdawatiPetani Kopi Gayo
Previous Post

Dyah: Damaran Baru Potensial Jadi Desa Wisata

Next Post

Seluruh Elemen Pemerintahan Diimbau Gunakan Produk Lokal

Related Posts

Harga Arabika Gayo Masih Perkasa Ditengah Hebohnya Kabar Hama PBKo

Harga Arabika Gayo Masih Perkasa Ditengah Hebohnya Kabar Hama PBKo

by Syah Antoni
28 September 2025
0

MASAKINI.CO - Dipenghujung September, harga kopi arabika Gayo terus mengalami peningkatan. Amatan Masakini.co, sebelumnya kopi merah dijual Rp22.500 per bambu,...

Petani Kopi Resah, Hama PBKo Buat Heboh Jelang Masa Panen

Petani Kopi Resah, Hama PBKo Buat Heboh Jelang Masa Panen

by Syah Antoni
26 September 2025
0

MASAKINI.CO - Menjelang musim panen, sebagian petani kopi di Bener Meriah resah akibat kabar serangan hama PBKo atau perusak biji...

Belum Masuk Masa Panen, Pencurian Kopi Marak di Bener Meriah

Belum Masuk Masa Panen, Pencurian Kopi Marak di Bener Meriah

by Syah Antoni
26 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Menjelang masa panen, kasus pencurian kopi di kebun petani terus meningkat. Hal tersebut membuat sebagian petani di Bener...

Next Post
Seluruh Elemen Pemerintahan Diimbau Gunakan Produk Lokal

Seluruh Elemen Pemerintahan Diimbau Gunakan Produk Lokal

Pengurus Demisioner, Redha Maulana Jabat Ketua KABY

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co