MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dyah: Damaran Baru Potensial Jadi Desa Wisata

Masa Kini by Masa Kini
24 November 2019
in Daerah
0
Dyah: Damaran Baru Potensial Jadi Desa Wisata
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dyah Erti Idawati mengaku kagum dengan Kampung Damaran Baru Kecamatan Timang Gajah. Kampung itu dinilai sangat potensial dijadikan desa wisata. Sebagai pelaku dan pemerhati pemukiman, ia bersedia diajak serta untuk mengatur tata kelola desa sehingga potensi luar biasa di Damaran Baru dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Pemukiman desa kita sangat potensial. Dari pesawat kita merinding melihat hutan di Bener Meriah ini,” kata Dyah saat serahterima perizinan hutan desa dan peresmian Desa Wisata Damaran Baru Kecamatan Timang Gajah, Minggu 24/11.

RelatedPosts

Wali Kota Se-Sumatera Akan Hadir di Banda Aceh

Banda Aceh Targetkan Predikat Utama Kota Layak Anak, Illiza Tekankan Peran OPD

Wagub Aceh Mediasi Konflik APBK Singkil

Daburan Baru berada di kaki gunung Burni Telong, gunung berapi di Bener Meriah. Berbagai potensi wisata mulai dikelola masyarakat kampung lewat LPHK atau Lembaga Pengembangan Hutan Kampung.

Dyah berpesan agar masyarakat Damaran Baru menjaga dan merawat hutan, tidak sebatas memanfaatkan hutan sebagai tempat wisata.

“Masyarakat mohon awasi jangan ada pintu masuk penebangan hutan itu yang terbuka,” kata Dyah.

Dyah menyebutkan, ia bersedia terlibat bersama masyarakat, baik dalam penataan homestay hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Apalagi kata Dyah, banyak potensi Damaran Baru yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kampung Damaran Baru, Abdul Gani, mengatakan perizinan kehutanan rakyat tersebut sudah lama mereka rintis dengan difasilitasi oleh Yayasan Hutan Alam Lingkungan Aceh (HAKA). Usai penyerahan izin pemanfaatan hutan tersebut, pihaknya akan menggerakkan sektor pariwisata di Damaran Baru.

“Desa ini akan jadi desa wisata alam,” kata Abdul Gani. Mereka berkomitmen, sebagai desa yang berada di kawasan gunung api, pihaknya akan senantiasa menjaga lingkungan sekitar.

“Apa yang kami lakukan, kelak mudah-mudahan bisa mendapatkan income bagi masyarakat,” kata dia.

Lili Hasanuddin Direktur Environmental Program The Asia Foundation mengapresiasi kepengurusan LPHK. “Pengurus LPHK ini hampir semuanya perempuan. Ini yang kedua di Indonesia setelah Bengkulu,” kata dia.

The Asia Foundation saat ini memberikan dukungan pada 65 kelompok masyarakat sekitar hutan, termasuk kepada masyarakat Damaran Baru. Selain dukungan mereka juga melakukan pembinaan tentang bagaimana menyelamatkan hutan dengan tetap melakukan program peningkatan ekonomi.

“Karena wilayah hutan ini adalah hutan lindung, kegiatan yang dilakukan harus yang terkait perlindungan hutan. Kalau hutan dimanfaatkan harus melalui jasa lingkungan,” kata Lili.

Lili berharap untuk kelangsungan program desa wisata di Damaran Baru, pemerintah kabupaten budaya terlibat dan memberikan dukungan penuh.

Sementara Bupati Bener Meriah, Syarkawi, menegaskan apa yang dilakukan pemerintahan desa tidak cukup sebatas seremonial serah terima status hutan desa. Lebih dari itu masyarakat perlu menjaga dan merawat hutan sehingga pemanfaatannya bisa dilakukan dalam tempo waktu lama.

“Artinya begitu pemerintah memberikan kewenangan pengelolaan, otomatis kita diwajibkan untuk menjaga dan menyelamatkan hutan,” kata Syarkawi.

Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan izin pemanfaatan lahan hutan lindung seluas 251 hektare. Dalam SK.9343/MENLHK-PSKL/PSL.0/11/2019, disebutkan, pemanfaatan hutan diberikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan Kampung wisata alam berbasis perlindungan kawasan hutan lindung dengan skema hutan desa. []

Tags: Desa Wisata Gayo
Previous Post

Fans: Kita Percaya, Persiraja Pasti Bisa

Next Post

Cerita dari Kebun Kopi

Related Posts

No Content Available
Next Post
Cerita dari Kebun Kopi

Cerita dari Kebun Kopi

Seluruh Elemen Pemerintahan Diimbau Gunakan Produk Lokal

Seluruh Elemen Pemerintahan Diimbau Gunakan Produk Lokal

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co