MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh membuka peluang kerja sama investasi dengan Federasi Rusia sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong pengembangan sektor-sektor strategis yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, dan perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn, di Keraton At The Plaza, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2026).
Pertemuan itu membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara Aceh dan Rusia, terutama pada sektor-sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk menarik investasi dan menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Sekda Aceh M. Nasir mengatakan Pemerintah Aceh terus berupaya memperluas jejaring investasi internasional guna memperkuat perekonomian daerah. Menurutnya, Aceh memiliki berbagai potensi unggulan yang terbuka untuk dikembangkan bersama investor asing.
“Pertemuan ini merupakan langkah maju untuk membuka pintu sinergi yang lebih luas. Kami membahas beberapa rencana kerja konkret. Fokus utama Pemerintah Aceh adalah memastikan setiap investasi yang masuk nantinya bisa langsung berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat bawah,” kata M. Nasir.
Ia menjelaskan, Aceh memiliki peluang besar di berbagai sektor, mulai dari energi, infrastruktur, hingga pariwisata. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik bagi investor internasional, termasuk dari Rusia.
Menurut M. Nasir, Pemerintah Aceh juga berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif agar pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan investasinya di Aceh.
Sementara itu, perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn, menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Aceh. Pihaknya menyatakan siap menjajaki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui kemitraan ekonomi dan investasi.
Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui pembahasan yang lebih teknis guna mempercepat realisasi kerja sama dan peluang investasi di Aceh.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh memperluas akses investasi internasional sekaligus mendorong pemanfaatan potensi daerah agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.








Discussion about this post