MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kemarau Mulai Meluas di Indonesia, BMKG Sebut Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
7 Juni 2026
in Nasional
0

Peringatan dini kategori Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. | Foto: BMKG

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan musim kemarau 2026 mulai berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Namun di tengah meluasnya musim kering, masyarakat diminta tetap waspada karena hujan lebat hingga cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari ke depan.

Hingga awal Juni 2026, sebanyak 28,6 persen zona musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau. Wilayah yang lebih dulu mengalami musim kering umumnya berada di kawasan Indonesia bagian selatan akibat pengaruh Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan mengurangi pembentukan awan hujan.

RelatedPosts

Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Tunggu Tren Minyak Dunia

Robotika Jadi Peluang Karier Baru, Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Siap Masuk Industri Digital

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

Meski demikian, kondisi cuaca di Indonesia masih belum sepenuhnya stabil. BMKG mencatat hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Indonesia bagian utara.

Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatra Utara mencapai 73,3 milimeter per hari, disusul Papua Tengah 72,8 milimeter per hari, Kalimantan Tengah 61,6 milimeter per hari, Kepulauan Bangka Belitung 60 milimeter per hari, Kalimantan Utara 57,4 milimeter per hari, serta Papua Barat 57,1 milimeter per hari.

Di sisi lain, suhu udara panas juga mulai dirasakan di sejumlah daerah. BMKG mencatat suhu maksimum di atas 35 derajat Celsius terjadi pada periode 1 hingga 3 Juni 2026 di beberapa wilayah seperti Sumatra Utara, Riau, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua Selatan.

BMKG menjelaskan kondisi atmosfer global dan regional masih mendukung terbentuknya awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, hingga potensi sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua menjadi faktor yang memicu pertumbuhan awan hujan dan cuaca ekstrem.

Berdasarkan prakiraan cuaca periode 5 hingga 7 Juni 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga lebat. Bahkan, peringatan dini kategori siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Sementara pada periode 8 hingga 11 Juni 2026, potensi hujan masih diprakirakan terjadi di berbagai wilayah. Papua Pegunungan menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah meskipun musim kemarau mulai berlangsung. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi masih dapat terjadi akibat cuaca ekstrem yang muncul secara lokal.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tags: bmkgCuaca EkstremHujan LebatMonsun Australiamusim kemarau 2026peringatan diniprakiraan cuaca Indonesia
Previous Post

Aceh Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Rusia

Next Post

Wajib Halal 2026 Jadi Kunci Daya Saing Produk RI, BPJPH: Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar

Related Posts

BMKG: Gempa Gayo Lues Tak Berpotensi Tsunami, Tercatat Dua Gempa Susulan

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Aktivitas gempa bumi di wilayah Aceh masih terus dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setelah gempa utama...

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Lambaro, Lalu Lintas Sempat Terganggu

by Aininadhirah
4 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di kawasan Jembatan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten...

BMKG: El Nino Kuat Berpotensi Picu Kekeringan dan Ganggu Ketahanan Pangan

by Riska Zulfira
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak...

Next Post

Wajib Halal 2026 Jadi Kunci Daya Saing Produk RI, BPJPH: Indonesia Jangan Hanya Jadi Pasar

Satpol PP-WH Banda Aceh Tegaskan Penanganan Kasus Jinayat Dilakukan Profesional dan Sesuai Prosedur

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co