MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Robotika Jadi Peluang Karier Baru, Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Siap Masuk Industri Digital

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juli 2026
in Nasional
0

Perkembangan industri berbasis otomasi membuka peluang baru bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) | Foto: Kemendikdasmen RI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perkembangan industri berbasis otomasi membuka peluang baru bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong agar robotika mulai menjadi bagian penting dalam pembekalan kompetensi siswa SMK untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo, mengatakan robotika kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah digunakan dalam berbagai sektor industri. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga kerja dengan kemampuan teknologi dan otomasi semakin meningkat.

RelatedPosts

Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Tunggu Tren Minyak Dunia

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

Pemerintah Siapkan Sertifikasi Tanah Gratis untuk 1 Juta MBR Tahun Ini

“Robotika ini sebenarnya bukan sekadar teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari berbagai sektor industri saat ini. Perkembangannya membuka peluang karier yang sangat luas bagi siswa-siswa kita,” ujar Arie dalam keterangannya yang terima media ini, Selasa (21/7/2026).

Menurut Arie, lulusan SMK memiliki dasar kompetensi yang relevan untuk berkembang di bidang robotika. Sejumlah keahlian seperti teknik mekatronik, elektronika industri, otomasi industri, teknik permesinan, teknik tenaga listrik, rekayasa perangkat lunak, serta teknik komputer dan jaringan menjadi fondasi penting dalam penguasaan teknologi tersebut.

Namun, ia menilai pembelajaran di SMK perlu terus diarahkan agar berbagai kompetensi tersebut saling terhubung. Dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai satu bidang, tetapi mampu mengintegrasikan berbagai keahlian.

“Dunia kerja saat ini menuntut penguasaan berbagai bidang ilmu secara terpadu. Industri semakin banyak mengadopsi sistem otomasi dan robotika,” katanya.

Arie menjelaskan, perubahan teknologi turut menggeser kebutuhan tenaga kerja. Pekerjaan yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual mulai beralih ke sistem otomatis yang membutuhkan kemampuan mengoperasikan, merawat, hingga mengembangkan teknologi.

Meski demikian, ia menegaskan kehadiran robot bukan untuk menggantikan manusia sepenuhnya. Justru, perkembangan robotika menciptakan lapangan kerja baru dengan kebutuhan keterampilan yang lebih spesifik.

Beberapa peluang karier yang terbuka di bidang ini di antaranya teknisi integrasi sistem, programmer robot, tenaga pemeliharaan mesin otomatis, analis data, hingga pengembang solusi berbasis otomasi.

Kemendikdasmen berharap penguatan kompetensi robotika dapat membuat lulusan SMK semakin adaptif terhadap perubahan industri. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan zaman, lulusan SMK diharapkan mampu memiliki daya saing lebih tinggi dan menjadi bagian dari transformasi industri nasional.

“Robotika bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari operasional berbagai sektor industri,” pungkas Arie.

Tags: industri otomasiKemendikdasmenkompetensi siswalulusan SMKpeluang karierpendidikan Vokasirobotika SMKTeknologi Digital
Previous Post

Polresta Banda Aceh Tes Urine dan Cek HP Personel, Cegah Narkoba serta Judi Online

Next Post

Segini Harga Emas Hari Ini 

Related Posts

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai memetakan sekolah yang mengalami kekurangan peserta didik sebagai dasar penyusunan kebijakan...

Anak Aceh Mulai Terpapar Risiko Media Sosial, KPIA dan DPD RI Dorong Regulasi Digital

by Aininadhirah
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Penggunaan media sosial yang semakin luas di kalangan anak-anak dan remaja menjadi perhatian Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh...

Pemerintah Perbarui Capaian Pembelajaran Agama dan Budi Pekerti

by Ahlul Fikar
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan penyesuaian terhadap Capaian Pembelajaran (CP) pada mata pelajaran Agama dan Budi...

Next Post

Segini Harga Emas Hari Ini 

Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Tunggu Tren Minyak Dunia

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co