MASAKINI.CO – Penanganan permanen Jembatan Lumut di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, telah selesai dilakukan. Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan pekerjaan rampung 100 persen pada 31 Agustus 2026.
Jembatan rangka baja sepanjang 35 meter dengan lebar tujuh meter di ruas Uwaq–Batas Aceh Tengah/Gayo Lues itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana pada akhir tahun lalu.
Perbaikan dilakukan untuk mengembalikan fungsi jembatan sekaligus memperkuat struktur agar lebih aman menghadapi kondisi aliran sungai. Pekerjaan meliputi peninggian jembatan (rising), normalisasi sungai, pembangunan river training, rehabilitasi railing, serta pengecatan ulang rangka baja.
Dalam proses peninggian struktur, BPJN Aceh menggunakan metode jacking dengan teknologi hydraulic jack untuk menaikkan posisi jembatan sekitar 1,5 meter dari kondisi sebelumnya.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, percepatan penanganan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas untuk memastikan akses masyarakat dan distribusi logistik kembali berjalan.
“Kementerian PU terus berusaha agar akses jalan kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Dody, mengutip infopublik.id Rabu (2/9/2026).
Dengan selesainya perbaikan tersebut, akses transportasi yang menghubungkan Aceh Tengah dan Gayo Lues kembali normal. Keberadaan Jembatan Lumut diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta memperlancar distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.










Discussion about this post