MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, September 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

B50 Mulai Diterapkan, Indonesia Pangkas Impor Solar

Aininadhirah by Aininadhirah
3 September 2026
in Nasional
0

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan paparan terkait penerapan biodiesel B50 dalam gelaran Indonesia EBTKE ConEx 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/9/2026) | Foto : Sawit Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia mencatat langkah baru dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui penerapan biodiesel B50. Bahan bakar tersebut merupakan campuran 50 persen minyak kelapa sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan solar dan disebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

Dikutip dari liputan6.com, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan penerapan B50 tidak hanya menunjukkan kemampuan teknologi dalam pengembangan bahan bakar nabati, tetapi juga mulai mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar.

RelatedPosts

Jembatan Lumut Aceh Tengah Rampung Diperbaiki, Akses ke Gayo Lues Kembali Lancar

Wisatawan Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Indonesia pada Juli 2026

Maju Ketum PB PDHI, Mirjawal Ingin Organisasi Lebih Dirasakan Masyarakat

“Target B50 ini bisa menghentikan impor solar kita. Jenis solar kita ada CN48 dan CN51, dan yang tidak diimpor lagi adalah CN48. Artinya, kita sudah bisa mandiri dari impor CN48,” ujar Eniya dalam gelaran Indonesia EBTKE ConEx 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut Eniya, penggunaan FAME hingga 50 persen juga membuat Indonesia berada di depan sejumlah negara lain dalam pemanfaatan biodiesel. Malaysia saat ini baru mengumumkan penerapan B20, sementara negara-negara Eropa dan sejumlah negara lainnya rata-rata masih berada pada kisaran 7 hingga 10 persen.

Penerapan B50 sebelumnya telah melalui road test selama enam bulan. Hasil pengujian tersebut dibuka secara transparan kepada publik sebagai bukti ilmiah untuk memastikan kesiapan penggunaan campuran biodiesel dalam jumlah lebih tinggi.

Dari sisi distribusi, PT Pertamina Patra Niaga turut memperkuat infrastruktur pencampuran dan penyaluran B50 di jaringan terminalnya. Pasokan FAME dari Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) disalurkan melalui kapal laut, mobil tangki hingga jalur pipa sebelum ditempatkan di tangki penyimpanan khusus.

Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan proses pencampuran B50 dilakukan melalui dua metode, yakni sequential blending dan inline blending. Kedua sistem tersebut digunakan untuk memastikan campuran FAME dan solar sesuai takaran serta menghasilkan produk B50 yang stabil.

Dengan penerapan B50, pemerintah berharap pemanfaatan bahan bakar nabati dalam negeri semakin besar sekaligus mengurangi kebutuhan impor solar. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat ketahanan energi melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di dalam negeri.

Tags: B50Impor SolarKementerian ESDMPenerapan EBT
Previous Post

Illiza Serap Aspirasi Kepala Sekolah, Kekurangan Guru hingga Mitigasi Bencana Jadi Perhatian

Next Post

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Mualem Minta Aceh Perkuat Mitigasi Bencana

Related Posts

ESDM Mulai Uji Coba Tabung CNG 3 Kg

by Riska Zulfira
1 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai melakukan uji coba penggunaan tabung Gas Alam Terkompresi (Compressed Natural...

Pemerintah Pacu Proyek PLTS 100 GW untuk Kurangi Ketergantungan Impor Energi

by Ahlul Fikar
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt (GW)...

Mualem Minta Revisi Proyek Gas Andaman, Dorong Pengolahan di KEK Arun

by Riska Zulfira
11 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyepakati penyampaian revisi Plan of Development (PoD)...

Next Post

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Mualem Minta Aceh Perkuat Mitigasi Bencana

Polisi Tangkap DPO Curanmor Aceh Besar, Motor Diduga Hasil Kejahatan Diamankan

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co