MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

20 Persen Ekspor Nilam Indonesia Kontribusi Aceh

Masa Kini by Masa Kini
15 Februari 2020
in News
0

Suasana seminar keacehan.[istimewa]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO — Ketua Arsiri Research Center (ARC) Univesitas Syiah Kuala DR. Syaifullah Muhammad, ST., M. Eng menyebutkan Nilam Aceh (Pogostemon Cablin) sempat menjadi primadona diawal abad ke-19, tepatnya pada jaman Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) di Indonesia.

Aceh juga pernah menyumbang 70 persen ekspor nilam Indonesia. Kandungan Patchouli Alcohol (PA), pelekat aroma parfum dalam nilam Aceh membuatnya terus diminati dunia.

RelatedPosts

Jelang Berbuka, Rumah Warga di Darussalam Aceh Besar Ludes Terbakar

BBPOM Aceh Temukan 38 Produk Bayi Kedaluwarsa, Dua Retail di Aceh Besar Langgar Ketentuan

Wagub Aceh Minta Percepatan Nasional Pembangunan Huntap dan Sinkronisasi Data Pascabencana

“Dulu, 90 persen nilam dunia diekspor dari Indonesia, 70 persenya dari Aceh,” katanya saat mengisi Seminar Nasional di Aula FKIP Unsyiah, Sabtu (15/2).

Sayangnya, kini nasib petani nilam di Aceh tak seharum ekstrak minyak nilam yang dihasilkan. Pasalnya, saat ini Aceh hanya berkontribusi terhadap 10 hingga 20 persen ekspor nilam Indonesia. Padahal nilam Aceh merupakan salah satu terbaik di dunia.

Syaifullah bertekad mengembalikan era kejayaan nilam Aceh yang dijadikan salah satu komoditas ekpor dengan melakukan berbagai inovasi terhadap minyak mentah nilam.

“Sudah saatnya sekarang minyak mentah tersebut kita olah menjadi produk misalnya menjadi parfum, aroma terapi, sabun, obat-obatan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Selama ini, ARC Unsyiah sudah memasarkan beberapa produk unggulannya. Diantaranya Parfum Neelam dengan hi-grade Patchouli, Balsem cair Aku-Care Aroma Terapi, Nano Body Scrub Milamo dengan Nilam dan ampas kopi.

Produk lainnya Hand sanitizer Cantila dengan Nilam dan serai wangi, Ramu Air Freshener Aromatherapy, Ramu Patchouli Bath Salt Aromatherapy, Ramu Original Patchouli Oil Aromatherapy dan  Naturi, Teh Herbal Daun Kelor.

Menurutnya, perlu ada sentuhan teknologi terhadap minyak nilam agar nilai yang dinasilkan lebih tinggi sehingga dapat memberi dampak pada petani dan pelaku bisnis.

“Minyak nilam yang diolah dengan tradisional itu dihargai senilai Rp600 ribu perkilo, tapi dengan sentuhan sedikit teknologi, kita tingkatkan kadar PA-nya, maka yang Rp600 itu bisa menjadi Rp6 juta,” lanjutnya.

Katanya, agar dapat dikelola dengan baik, perlu adanya kerjasama yang baik dengan stakeholder terkait seperti petani, pemerintah, perguruan tinggi, termasuk pelaku bisnis.

“Masing-masing melakukan porsinya sehingga kekayaan alam di Aceh ini bisa dikelola dengan baik,” kata Syaifullah.

Ia meminta Pemerintah Aceh untuk dapat membatu petani lokal dalam membangun infrastuktur maupun pendanaan lainnya.

“Minyak parfum kita tidak kalah, tapi kemasannya yang kalah. Membuat kemasan tentunya perlu infrastruktur dan dana,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga harus memastikan produk yang dibuat masyarakat berkualitas tinggi, sehingga layak bersaing di pasar internasional.

“Kita juga harus bantu masyarakat kita untuk proses marketingnya, jadi kualitas produk yang dibuat masyarakat harus diintervensi sehingga layak bersaing di tingkat internasional,” harapnya.[Ahlul Fikar]

Tags: ARC UnsyiahEkspor Nilam IndonesiaMinyak NilamParfum Nilam
Previous Post

Plt Gubernur Lantik Kepala BPKP Perwakilan Aceh

Next Post

Aceh Salah Satu Kesultanan Islam yang Paling Sukses di Nusantara

Related Posts

USK Ekspor Minyak Nilam Perdana ke Eropa

by Riska Zulfira
15 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Universitas Syiah Kuala (USK) bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengekspor 1,4...

Harga Minyak Nilam Naik Drastis, Petani Girang

by Riska Zulfira
23 Februari 2024
0

MASAKINI.CO - Sejak tiga bulan terakhir, harga minyak nilam di Kabupaten Aceh Besar semakin melonjak. Kini minyak jenis Atsiri itu...

Provinsi Aceh Hasilkan 159 Ton Minyak Nilam Per Tahun

Produk Atsiri Aceh Banyak Terserap di Pasar Luar Negeri

by Alfath Asmunda
12 Agustus 2023
0

MASAKINI.CO - Hasil pengolahan minyak nilam dan atsiri Aceh 80% diserap pasar luar negeri, sementara hanya 20% yang menjadi konsumsi...

Next Post

Aceh Salah Satu Kesultanan Islam yang Paling Sukses di Nusantara

Wali Kota Sabang Berharap Putra Daerah Ramai Lulus PNS

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co