MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Berlakukan Jam Malam, Pemerintah Diminta Tidak Represif

Masa Kini by Masa Kini
1 April 2020
in News
0

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), membahas rekomendasi penanganan Covid-19 untuk Pemerintah Aceh.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Aceh, merekomendasikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) gelar pertemuan rutin membahas kondisi terkini terkait penanganan wabah Corona.

Pertemuan intensif itu dinilai penting untuk mengambil kebijakan penanganan virus Covid-19. Selain itu, Pemerintah Aceh juga diminta memperketat pengawasan jalur-jalur transportasi yang berpotensi terjadinya penyelundupan.

RelatedPosts

Angin Kencang Rusak Lima Rumah Dinas Polisi di Aspol Lamteumen, Kapolda Aceh Tinjau Langsung

Kekeringan Aceh Besar Meluas, 2.125 Hektare Sawah Terdampak

Warisan Budaya Aceh Didorong Jadi Aset Ekonomi, UIN Ar-Raniry Kembangkan Grand Design KIL

“Penutupan akses Gampong perlu dikoordinasikan dengan aparat keamaan, serta dikomunikasikan antar gampong untuk menghindari potensi gesekan sosial,” sebut Ketua FKDM Aceh, Yusni Sabi, Rabu (1/4).

FKDM berharap pemerintah memastikan petugas medis, serta aparatur yang berkaitan dengan keamanan wajib memiliki Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19.

Dalam sepuluh rekomendasikan yang diajukan, pemerintah Aceh juga diharapkan berkoordinasi dengan tokoh agama.

“Penceramah sangat berperan mengedukasi masyarakat untuk mensosialisasikan protokol penanganan dan pencegahan covid-19,” sebutnya.

Sementara itu anggota FKDM, Aryos Nivada menyebutkan pihaknya juga merekomendasi pentingnya partisipasi dan peran aktif masyarakat, namun tidak berlebihan dalam bertindak atau merespon situasi sehingga tidak terjadi keresahan.

Pihaknya meminta pemerintah menghindari pendekatan represif pada masyarakat dalam menjalankan penjagaan kebijakan jam malam.

Menurutnya, masyarakat dan aparatur sebaiknya menggunakan bahasa yang positif dan optimis dalam merespon situasi.

“Menghindari penggunaan bahasa yang provokatif terutama di media sosial,” harapnya.

Kata Aryos, pemerintah perlu menumbuhkan kepercayaan masyarakat lewat informasi resmi lembaga-lembaga formal dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

“Pemerintah harus melibatkan universitas, dan pusat-pusat penelitian dalam melakukan penelitian dan pengembangan penanganan wabah seperti Covid 19,” pungkas Aryos.[Sier]

Tags: CoronaCovid-19FKDM AcehPemerintah AcehVirus
Previous Post

Cegah Corona, Demokrat Pidie Semprot Sejumlah Fasilitas Umum

Next Post

Politisi PA Desak Pemkab Pidie Jadikan PCC RS Darurat Corona

Related Posts

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

by Ahmad Mufti
5 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penambahan pasokan semen setelah kebutuhan material pembangunan meningkat tajam akibat...

Aceh Kekurangan 12.500 Sak Semen per Hari, SBA Tambah Pasokan dari Luar Daerah

by Redaksi
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Kebutuhan semen di Aceh saat ini mengalami defisit atau kekurangan sekitar 12.500 sak per hari akibat meningkatnya aktivitas...

Wagub Aceh Bertemu Pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Bahas Penguatan Peran Masjid

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menggelar silaturahmi bersama pengurus dan para imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memperkuat...

Next Post

Politisi PA Desak Pemkab Pidie Jadikan PCC RS Darurat Corona

Illiza Desak Pemerintah Tunda PON Papua

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co