MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Juni 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Berlakukan Jam Malam, Pemerintah Diminta Tidak Represif

Masa Kini by Masa Kini
1 April 2020
in News
0

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), membahas rekomendasi penanganan Covid-19 untuk Pemerintah Aceh.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Aceh, merekomendasikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) gelar pertemuan rutin membahas kondisi terkini terkait penanganan wabah Corona.

Pertemuan intensif itu dinilai penting untuk mengambil kebijakan penanganan virus Covid-19. Selain itu, Pemerintah Aceh juga diminta memperketat pengawasan jalur-jalur transportasi yang berpotensi terjadinya penyelundupan.

RelatedPosts

Satpol PP-WH Bubarkan Aktivitas Remaja di Kawasan Pantai Jelang Magrib

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

Polda Tangkap Lima Terduga Pelaku Pungli di Wisata Lamreh, Satu Positif Sabu

“Penutupan akses Gampong perlu dikoordinasikan dengan aparat keamaan, serta dikomunikasikan antar gampong untuk menghindari potensi gesekan sosial,” sebut Ketua FKDM Aceh, Yusni Sabi, Rabu (1/4).

FKDM berharap pemerintah memastikan petugas medis, serta aparatur yang berkaitan dengan keamanan wajib memiliki Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19.

Dalam sepuluh rekomendasikan yang diajukan, pemerintah Aceh juga diharapkan berkoordinasi dengan tokoh agama.

“Penceramah sangat berperan mengedukasi masyarakat untuk mensosialisasikan protokol penanganan dan pencegahan covid-19,” sebutnya.

Sementara itu anggota FKDM, Aryos Nivada menyebutkan pihaknya juga merekomendasi pentingnya partisipasi dan peran aktif masyarakat, namun tidak berlebihan dalam bertindak atau merespon situasi sehingga tidak terjadi keresahan.

Pihaknya meminta pemerintah menghindari pendekatan represif pada masyarakat dalam menjalankan penjagaan kebijakan jam malam.

Menurutnya, masyarakat dan aparatur sebaiknya menggunakan bahasa yang positif dan optimis dalam merespon situasi.

“Menghindari penggunaan bahasa yang provokatif terutama di media sosial,” harapnya.

Kata Aryos, pemerintah perlu menumbuhkan kepercayaan masyarakat lewat informasi resmi lembaga-lembaga formal dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

“Pemerintah harus melibatkan universitas, dan pusat-pusat penelitian dalam melakukan penelitian dan pengembangan penanganan wabah seperti Covid 19,” pungkas Aryos.[Sier]

Tags: CoronaCovid-19FKDM AcehPemerintah AcehVirus
Previous Post

Cegah Corona, Demokrat Pidie Semprot Sejumlah Fasilitas Umum

Next Post

Politisi PA Desak Pemkab Pidie Jadikan PCC RS Darurat Corona

Related Posts

Pendidikan Perdamaian Masuk Aceh, IWPG Fokus Latih Aktivis dan Organisasi Perempuan

by Redaksi
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Organisasi internasional International Women’s Peace Group (IWPG) menjadikan Aceh sebagai salah satu wilayah pelaksanaan program pendidikan perdamaian yang...

Pemerintah Aceh Pertahankan Dana Otsus 2,5 Persen dalam Pembahasan Revisi UUPA

by Riska Zulfira
18 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh kembali menegaskan sikapnya untuk mempertahankan alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar 2,5 persen dalam pembahasan revisi...

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Dana Otsus dalam Revisi UUPA untuk Tekan Kemiskinan

by Riska Zulfira
17 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menegaskan pentingnya penguatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dalam revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) sebagai langkah strategis...

Next Post

Politisi PA Desak Pemkab Pidie Jadikan PCC RS Darurat Corona

Illiza Desak Pemerintah Tunda PON Papua

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co