MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kekeringan Aceh Besar Meluas, 2.125 Hektare Sawah Terdampak

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 Agustus 2026
in News
0

Syech Muharram saat memimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering (kekeringan) di Lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, Rabu (5/8/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kekeringan mulai memberikan dampak nyata di Kabupaten Aceh Besar. Pemerintah daerah mencatat 2.125,69 hektare lahan persawahan di 19 kecamatan terdampak kekeringan, dengan kondisi mulai dari ringan, sedang, berat hingga puso.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat Aceh Besar.

RelatedPosts

Koro Pedang Dikembangkan Jadi Alternatif Kedelai untuk Bahan Baku Tempe

Tertimbun Longsor Saat Pulang dari Kebun, Anak 12 Tahun Tewas

Penolakan Penurunan Bendera Bintang Bulan Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Tewas

“Ancaman kekeringan saat ini bukan lagi sekadar prediksi, tetapi sudah menjadi kondisi nyata yang membutuhkan langkah cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Muharram, saat memimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering (kekeringan) di Lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan pendataan Pemkab Aceh Besar, dampak kekeringan telah menyebar di 182 gampong yang tersebar pada 19 kecamatan. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam produksi pertanian, tetapi juga berpotensi mempengaruhi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Muharram menyebut, kondisi kemarau tahun ini perlu diwaspadai karena BMKG memprediksi musim kering 2026 berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Potensi munculnya fenomena El Niño juga dapat memperpanjang musim kemarau di sejumlah wilayah.

Selain kekeringan, ancaman lain yang meningkat selama musim kemarau adalah kebakaran hutan dan lahan. Pemkab Aceh Besar mencatat telah terjadi 30 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 21 hektare.

“Musim kemarau tidak hanya berdampak pada sektor pertanian dan ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan risiko karhutla yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Aceh Besar memperkuat kesiapsiagaan bersama TNI, Polri, BPBA, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, relawan, serta unsur terkait lainnya.

Langkah yang disiapkan meliputi penguatan koordinasi, pengamanan ketersediaan air bersih, perlindungan sektor pertanian, hingga peningkatan patroli di wilayah rawan kebakaran.

Muharram juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api. Di samping itu ia mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air dan menjaga sumber air yang masih tersedia, mengingat musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

“Karena kita belum tahu lagi ini sampai kapan. Perkiraan BMKG itu mencapai bulan September, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Tags: Bupati Aceh BesarFenomena El NinoKekeringan di Aceh BesarLahan Persawahan MengeringPemerintah Aceh Besar
Previous Post

Warisan Budaya Aceh Didorong Jadi Aset Ekonomi, UIN Ar-Raniry Kembangkan Grand Design KIL

Next Post

Angin Kencang Rusak Lima Rumah Dinas Polisi di Aspol Lamteumen, Kapolda Aceh Tinjau Langsung

Related Posts

Bupati Aceh Besar Minta Bahasa Aceh Dibiasakan di Rumah dan Sekolah

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar Muharram Idris menggencarkan ajakan penggunaan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga warisan budaya leluhur....

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat perencanaan dan pembiayaan program penanggulangan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria agar lebih terarah,...

663 Peserta dari 23 Kecamatan Ikuti MTQ ke-35 Aceh Besar di Kuta Baro

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada...

Next Post

Angin Kencang Rusak Lima Rumah Dinas Polisi di Aspol Lamteumen, Kapolda Aceh Tinjau Langsung

Modal Gampong Berbuah Panen, Petani Lamgirek Raup Jutaan Rupiah dari Semangka Non Biji

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co