MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Pandemi Corona, Pemerintah Jangan hanya Perhatian Nasib Ojek Online

Sudah wilayah operasinya dibatasi, tambah semakin terpuruk di saat ojek daring muncul dengan wilayah operasi tanpa batas.

Masa Kini by Masa Kini
17 April 2020
in Headline, Nasional, News
0
Cara Orang Tajir Indonesia Berbagi di Tengah Corona
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejak mewabahnya virus corona (COVID-19) di Indonesia, telah menimbulkan gejolak besar hampir di semua sendi kehidupan dan sektor. Melihat kondisi itu, pemerintah pun diminta untuk lebih peka untuk memperhatikan semua lini, jangan hanya soal keberadaan ojek online (ojol) atau ojek daring yang belum lama ini ramai diperbincangkan.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, meminta pemerintah untuk memperhatikan nasib angkutan umum resmi atau legal pada masa pandemi virus corona (Covid-19) mewabah saat ini. Karena itu, jangan hanya mengurus soal ojek online (ojol) atau ojek daring.

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

“Menurut data dari Direktorat Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, terdapat 3.650 perusahaan bus/angkutan di tahun 2019. Jumlah perusahaan bus/angkutan itu merupakan gabungan dari enam jenis layanan,” ungkap Djoko di Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut Djoko, data yang sajikan itu belum termasuk jenis bus lainnya seperti bus-bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP), angkutan pedesaan (angkudes), angkutan perkotaan (angkot), bajaj, becak, becak motor, dan becak nempel motor (bentor) yang datanya ada di Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten maupun Kota.

Fakta saat ini, pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum memberikan perhatian kepada angkutan umum yang juga beroperasi, semisal bajaj.

“Angkutan roda tiga seperti bajaj sebagai salah satu moda angkutan umum beroperasi di Jakarta sudah tidak diperhatikan keberadaannya. Sudah wilayah operasinya dibatasi, tambah semakin terpuruk di saat ojek daring muncul dengan wilayah operasi tanpa batas. Angkutan bajaj dibiarkan beroperasi tapa perlindungan, meski sebagai angkutan umum yang legal,” ujarnya.

“Pengemudi ojek daring masih punya peluang mendapatkan penghasilan dengan membawa barang. Sementara pengemudi angkutan umum lainnya tertutup peluang itu,” bebernya.

Djoko berpendapat, sejauh ini perhatian pemerintah dan BUMN kepada Ojol sangat berlebihan di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Sejatinya yang terdampak dari wabah ini bukan hanya Ojol, banyak modal transportasi lainnya.

Ia juga menyesalkan, adanya pemberian cash back sebesar 50 persen untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) non subsidi.

“Padahal perusahaan transportasi itu keuntungan lebih kecil dibanding perusahaan transportasi daring. Dan hubungan kerja perusahaan angkutan dengan awak angkutannya juga bermitra. Tidak bekerja tidak mendapatkan penghasilan. Sementara program perusahaan transportasi daring tidak mengena sasaran langsung mitranya, apalagi untuk memikirkan masyarakat yang lain, masih jauh dari harapan,” bebernya.

Ia menegaskan, jika pemerintah dan BUMN mau adil, harusnya tidak hanya pengemudi ojek daring yang mendapatkan cash back untuk pembelian BBM atau bentuk bantuan lainnya. Tetapi juga diberikan bantuan kepada seluruh pengemudi transportasi umum yang lainnya.

“Ketidakadilan ini harus segera diakhiri, supaya ketegangan di kalangan masyarakat bisa mereda. Negara ini sedang dirundung duka janganlah lagi ditambah masalah akibat ketidakadilan itu,” pungkasnya. [Ali L]

Tags: bumnOjek OnlineOjolpemerintah
Previous Post

Musrenbang Pemko Sabang Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

Mulai 1 Mei, Pembelian Tiket Penyeberangan Kapal Ferry Dilakukan Secara Online

Related Posts

116 Sekolah di Bireuen Direvitalisasi, Pemerintah Kucurkan Rp167,4 Miliar

by Riska Zulfira
11 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah mulai merealisasikan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh dengan total nilai bantuan...

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

by Redaksi
30 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Menjelang akhir tahun 2025, Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN dan sejumlah perusahaan BUMN mempercepat pembangunan Hunian Sementara...

Flower Desak Pemerintah Respons Cepat Bencana Banjir di Aceh

by Ulfah
29 November 2025
0

MASAKINI.CO - Flower Aceh mendesak pemerintah untuk merespons cepat tepat, dan terukur terhadap situasi banjir di Sumatra termasuk Aceh, mengingat...

Next Post
Pemko Sabang Hentikan Operasional Kapal Cepat untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Mulai 1 Mei, Pembelian Tiket Penyeberangan Kapal Ferry Dilakukan Secara Online

Kadin Aceh Serahkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Virus Corona

Kadin Aceh Serahkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Virus Corona

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co