MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Konsumsi BBM Premium Bisa Picu Kematian

Redaksi by Redaksi
5 November 2020
in Nasional, News
0
Konsumsi BBM Premium Bisa Picu Kematian

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ini peringatan serius bagi yang suka menggunakan bahan bakar minyak Ron rendah seperti Premium. Konsumsi Premium, selain bisa merusak mesin kendaraan, menurut Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Premium bisa memicu penyakit mematikan seperti kanker.

Diretur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudi mengingatkan, konsumsi BBM oktan rendah bisa memicu berbagai penyakit, termasuk kanker. “Konsumsi Premium sangat berbahaya untuk kesehatan,” katanya.

RelatedPosts

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh 4,09 Persen, Didongkrak Konsumsi dan Proyek Rekonstruksi

Harga Cabai Merah di Pasar Al Mahirah Naik dalam Tiga Hari Terakhir, Komoditas Lain Masih Stabil

DPRK Banda Aceh Menyarankan Agar Daycare Diaudit Dan Bentuk Regulasi Khusus

Dijelaskan Safrudi, BBM oktan rendah akan membuat pembakaran di dalam mesin menjadi tidak sempurna. Ini terjadi, karena terbakarnya BBM di dalam ruang bakar hanya hanya karena tekanan mesin bukan karena percikan api dari busi.

Akibatnya, selain menjadikan mesin mengelitik (knocking), juga membuat banyak BBM terbuang dan menjadi emisi hidrokarbon, karbon monoksida (CO), dan nitrogen dioksida melalui knalpot.
Nah, emisi hidrokarbon inilah yang memicu kanker.

Berdasar riset KPPB bersama Universitas Indonesia (UI), rata-rata air seni masyarakat Jakarta mengandung polysiclic aromatic hydrocarbons (PAH) 2.200 mg kreatinin. Angka tersebut, lanjut Safrudin sangat tinggi karena standar World Health Organizazation (WHO) hanya memperbolehkan 500 mg kreatinin.

Selain itu, di dalam urine juga ditemukan benzene yang juga sangat tinggi, yaitu 8,9 mg. Angka tersebut jauh di atas standar WHO, yaitu maksimal hanya boleh 0,3 mg kreatinin.

Dari temuan KPPB, PAH dan benzene pada urine masyarakat Jakarta tersebut berasal dari pencemaran hidrokarbon kendaraan bermotor. Jadi sangat wajar jika angka penderita kanker di Jakarta tinggi dan terus meningkat.

Tak hanya kanker, berbagai penyakit lain yang tak kalah berbahaya, juga mengintai. Selain itu, karbon monoksida yang dihasilkan juga bersifat racun dan nitrogen dioksida memicu penyakit paru-paru.

Temuan lain, bahaya BBM beroktan rendah seperti Premium akan mencemari lingkungan, yang pada ujungnya akan berdampak pula pada kesehatan manusia.

Seperti mengganggu saluran pernafasan. Apalagi di jalanan yang padat kendaraan. Akan berisiko menyebabkan gangguan pernafasan. Yang punya risiko asma bisa lebih memicu asma, sampai jangka panjang adalah kanker paru-paru.

Karena itu, langkah pemerintah bersama Pertamina mendorong penggunaan bahan bakar ron tinggi, seperti Pertamax, sangat bagus untuk mengurus dampak buruk polusi. Program Langit Biru perlu terus diperluas.

Menurut KPPB, semakin tinggi pengunaan BBM ron tinggi, maka risiko pencemaran lingkungan yang hilirnya berdampak pula pada kesehatan manusia akan semakin rendah. Jadi, sangat tepat kebijakan untuk terus edukasi publik untuk tidak lagi menggunakan premium.

Pengamat Otomotif Jusri Pulubuhu menambahkan, dengan edukasi bagus yang dijalankan pemerintah, secara perlahan publik akan menyadari dampak positif menggunakan BBM Ron tinggi.

Bahkan, pemerintah disarankan tak ragu untuk mulai sepenuhnya menyalurkan BBM Ron tinggi.

“Pemerintah sebenarnya hanya perlu melakukan stop produk BBM oktan dan cetane rendah. Sudah saatnya masyarakat menggunakan BBM Ron tinggi karena memiliki banyak kelebihan, mesin awet, tenaga kendaraan terjaga, dampak buruk terhadap lingkungan juga lebih kecil, dibanding bahan bakar oktan rendah,” ujar Jusri.[]

INDOPOS

Tags: #MaluAntriPremiumbahaya premiumbbmBBM oktan rendahkematianKonsumsi PremiumpremiumRon rendah
Previous Post

Usai Dilantik Jadi Gubernur, Nova: Isya Allah Saya Jaga Amanah Ini dengan Baik

Next Post

Gubernur Ajak Masyarakat Lawan Covid-19

Related Posts

Pertamina Beri Diskon Setiap Pembelian Pertamax Green 95

Pertamina Naikkan Harga 3 Jenis BBM Nonsubsidi, Dexlite Rp24.450 per Liter

by Ulfah
18 April 2026
0

MASAKINI.CO – PT. Pertamina menaikkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi hari ini, Sabu (18/4/2026), yakni Pertamax Turbo, Dexlite,...

Jamin Pasokan Energi Nasional, Pemerintah Buka Opsi Impor BBM dari Mana Saja

Jamin Pasokan Energi Nasional, Pemerintah Buka Opsi Impor BBM dari Mana Saja

by Ulfah
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk membuka opsi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari negara...

Pertamina Siagakan 345 Kapal Saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

Pertamina Siagakan 345 Kapal Saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

by Ulfah
6 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – PT. Pertamina menyiagakan sebanyak 345 armada kapal untuk mengamankan pasokan energi dari Indonesia Timur hingga Barat selama Ramadan...

Next Post

Gubernur Ajak Masyarakat Lawan Covid-19

Indonesia Resmi Resesi

Indonesia Resmi Resesi

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co