MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Indonesia Resmi Resesi

Redaksi by Redaksi
5 November 2020
in Nasional, News
0
Indonesia Resmi Resesi

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indonesia resmi memasuki resesi ekonomi. Hal ini ditandai dengan kontraksi Produk Domestik Bruto (PDB) selama dua kuartal terakhir.

BPS mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan III-2020 mengalami kontraksi 3,49 persen (yoy). Dengan demikian, maka Indonesia resmi mengalami resesi seperti yang sudah dialami berbagai negara yang terdampak COVID-19, karena selama dua triwulan berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

Menilik ke belakang, perekonomian Indonesia pada kuartal II-2020 tercatat minus 5,32% yoy. Perekonomian pada kuartal tersebut tertekan akibat pandemi Covid-19.

Dengan demikian, merujuk ke definisi resesi yang berarti penurunan PDB selama dua kuartal berturut-turut, Indonesia resmi resesi.

Meski mengalami pertumbuhan negatif, namun secara kuartal (qtq) ekonomi mengalami kenaikan sebesar 5,05 persen pada triwulan III-2020, yang memperlihatkan adanya tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

BPS juga mencatat resesi juga akan mengakibatkan pengangguran semakin bertambah dengan naik 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, jumlah penduduk usia kerja pada Agustus 2020 naik 2,78 juta menjadi 203,97 juta dibandingkan Agustus 2019. Sedangkan yang bukan angkatan kerja naik 420 ribu menjadi 65,75 juta, termasuk sebanyak 760 ribunya karena imbas dari Covid-19.

“Karena Covid-19 membuat pengangguran meningkat 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/11).

Suhariyanto menjabarkan, dari keseluruhan orang yang bekerja diantaranya, pekerja penuh turun 9,46 juta orang menjadi 82,02 juta orang. Serta, Pekerja paruh waktu naik 4,32 juta orang menjadi 33,34 juta orang.

“Setengah penganggur naik 4,83 juta orang menjadi 13,09 juta orang,” ucapnya.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi pertama perdagangan saham Kamis ditutup menguat, meski Indonesia resmi mengalami resesi per hari ini.

IHSG sesi pertama ditutup naik 94,49 poin atau 1,85 persen ke posisi 5.199,69. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 21,08 poin atau 2,7 persen menjadi 802,21.

“Market mengapresiasi terjadinya recovery perekonomian di Tanah Air. Secara kuartalan, sudah mulai terjadi recovery,” kata Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Kamis (5/11).

Terkait ini Staf Khusus Presiden Arif Budimanta mengatakan, semua hal tersebut bisa menjadi indikator perbaikan perekonomian Indonesia. Meskipun masih berada pada level negatif, secara kuartalan ekonomi negara ini tumbuh 5,05 persen.

“Kebijakan pemerintah, melalui program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN, terbukti efektif dalam membalikan pelemahan ekonomi yang sempat dialami Indonesia sejak awal pandemi, Maret 2020,” katanya melalui keterangan resmi, Kamis (5/11).

Arif melanjutkan bahwa belanja pemerintah pada kuatal III/2020 tumbuh 9,76 persen dan memberikan kontribusi senilai 9,69 persen terhadap PDB. Pekerjaan rumah pemerintah saat ini adalah mendongkrak konsumsi rumah dan investasi.

Sektor konsumsi rumah tangga pada kurtal III/2020 tercatat terkoreksi negatif 4,04 persen secara tahunan. Sektor investasi juga berada di zona negatif, sebesar minus 6,48 persen. []

 

JAWAPOS

 

 

 

Tags: BPSBursa Efek Indonesia (BEI)Harga Saham Gabungan (IHSG)imbas pandemi COVID-19Indonesia resesiPDBpengangguranpertumbuhan ekonomi
Previous Post

Gubernur Ajak Masyarakat Lawan Covid-19

Next Post

Siaga Bencana, Korem 011/LW Gelar Apel Pasukan

Related Posts

IDI Aceh Naik Tajam, Kini Tertinggi di Sumatera

by Ahmad Mufti
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Aceh tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh meraih...

Data Desil Tak Akurat, Bantuan Sosial Berisiko Salah Sasaran

by Aininadhirah
12 April 2026
0

MASAKINI.CO – Ketidaksesuaian antara data desil dan kondisi ekonomi riil masyarakat kembali menjadi sorotan, menyusul masih ditemukannya kasus bantuan sosial...

Lulusan Sarjana Penyumbang Pengangguran Terbesar di Aceh

by Aininadhirah
7 Februari 2026
0

MASAKINI.CO- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Aceh pada 2025 tercatat sebesar 5,60 persen. Angka tersebut menunjukkan sekitar enam dari...

Next Post
Siaga Bencana, Korem 011/LW Gelar Apel Pasukan

Siaga Bencana, Korem 011/LW Gelar Apel Pasukan

Pemko Banda Aceh Hibahkan Aset Kendaraan Dinas Untuk Keuchik Gampong

Pemko Banda Aceh Hibahkan Aset Kendaraan Dinas Untuk Keuchik Gampong

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co