MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Pakar : Vaksin Sinovac Belum Ada Data Uji Fase III

Redaksi by Redaksi
7 Desember 2020
in Nasional, News
0
Ahli Virologi : Tiga Syarat Vaksin Aman Digunakan

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ahli Pandemi dan Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menyebutkan vaksin Sinovac yang baru datang di Indonesia belum mengeluarkan data keamanan dan kemanjuran dari uji klinis tahap ketiga di seluruh dunia.

Oleh karena itu, Dicky menyarankan agar pemerintah Indonesia tak menggunakan vaksin meski nantinya akan mendapatkan Izin Edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

RelatedPosts

Dari Bullying hingga Krisis Literasi, Pelajar SMKN 1 Banda Aceh Suarakan Keresahan Lewat Film Dokumenter

Tak Hanya Menertibkan, Satpol PP WH Banda Aceh Juga Berikan Edukasi Syariat Kepada Pelanggar

Dinsos Aceh Ingatkan ASN Rawat dan Jaga Kendaraan Dinas

“Sinovac belum ada data memadai di aspek keamanan dan kemanjuran dari uji fase III, jadi menurut saya ya harus menunggu dan tidak bisa dipaksakan dengan penggunaan mekanisme darurat,” kata Dicky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (7/12).

Dicky menyatakan vaksin Covid-19 Sinovac berbeda dengan Pfizer, dan Moderna yang saling mengklaim kemanjuran vaksin Covid-19 buatan masing-masing. Sinovac justru belum melakukan penelitian pendahuluan yang berisi kemanjuran serta keamanan vaksin.

Oleh karena itu, untuk menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat, pemerintah harus menunggu laporan terkait keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

“Betul, kita harus menunggu [laporan],” kata Dicky.

BACA JUGA : 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tunggu Izin BPOM

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan vaksin tak bisa langsung digunakan. Vaksin harus melewati tahapan di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Vaksin baru dapat digunakan setelah mendapatkan EUA dari BPOM. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Meskipun vaksin corona telah tiba di Indonesia, tapi pelaksanaan vaksinasi harus melewati tahanan evaluasi BPOM untuk memastikan aspek mutu, keamanan dan efektivitas,” ujarnya dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12).

Mengenal vaksin Covid-19 Sinovac
Vaksin Sinovac adalah vaksin berjenis inactivated vaccine. Secara singkat inactivated vaccine adalah vaksin menggunakan versi lemah atau inaktivasi dari virus untuk memancing respons imun.

Dilansir dari newsinteractives, Senin (7/12), vaksin inactivated memerlukan beberapa dosis dari waktu ke waktu untuk mendapatkan imunitas berkelanjutan terhadap penyakit.

Ahli biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo menjabarkan virus yang disuntikkan ke manusia itu utuh. Sebelumnya virus itu telah dirusak atau dimatikan secara genetik dengan bahan kimia, suhu panas atau radiasi.

“Sehingga ketika disuntikkan ke manusia tak timbulkan masalah karena materi genetik sudah rusak sehingga tak bisa bereplikasi. Tetapi karena utuh protein spike ini bisa jadi pembelajaran manusia benda asing yang harus dilawan,” kata Ahmad.

Vaksin inactivated telah digunakan untuk penyakit Hepatitis A, Flu, Polio, dan Rabies.

Tags: Ahli Pandemi dan EpidemiologBadan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)cuci tangancucitangancucitangandengansabuningat pesan ibuingatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjaga jarakjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakai maskerpakaimaskersatgascovid19Vaksin Sinovac
Previous Post

1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tunggu Izin BPOM

Next Post

Mualem Lantik Pengurus KONI Kota Sabang

Related Posts

BPOM Temukan Produk Dr. LSW, Suplemen Kesehatan Ilegal dengan Klaim Pemutih Kulit

BPOM Temukan Produk Dr. LSW, Suplemen Kesehatan Ilegal dengan Klaim Pemutih Kulit

by Redaksi
22 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan peredaran suplemen kesehatan ilegal dengan merek Dr. Lee Soo Wook (Dr....

INFOGRAFIS | Tatacara Menggunakan Masker yang Benar

Sekda Wajibkan Kembali ASN di Aceh Pakai Masker

by Redaksi
18 Juli 2022
0

MASAKINI.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, mengingatkan seluruh masyarakat, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh, untuk wajib memakai...

Vaksinasi Lansia di Aceh Masih Rendah

Vaksinasi Lansia di Aceh Masih Rendah

by Redaksi
27 Oktober 2021
0

MASAKINI.CO - Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, mengatakan kota Banda Aceh perlu menaikkan cakupan vaksinasi terhadap orang lanjut...

Next Post
Mualem Lantik Pengurus KONI Kota Sabang

Mualem Lantik Pengurus KONI Kota Sabang

Dikawal Ketat Aparat, Vaksin Covid-19 Tiba di Bio Farma Dini Hari

Dikawal Ketat Aparat, Vaksin Covid-19 Tiba di Bio Farma Dini Hari

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co