MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juni 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Hemat Saat Resesi, Pangkal Depresi Ekonomi

Redaksi by Redaksi
11 Desember 2020
in Nasional, News
0
Hemat Saat Resesi, Pangkal Depresi Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede mendorong masyarakat melakukan konsumsi, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke atas.

Sebab, jika masyarakat menahan konsumsi pada kondisi resesi ekonomi, akibatnya bisa menimbulkan depresi ekonomi.

RelatedPosts

Mendikdasmen Perluas Sekolah Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Satpol PP-WH Banda Aceh Minta Aktivitas Proyek Dihentikan Sementara Saat Waktu Ibadah

Aceh Kekurangan Guru SLB, Sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus Terpaksa Antre Sekolah

“Jadi saya sering menyebutkan kalau kita terus hemat pada kondisi saat ini, ekonomi kita tidak akan gerak, karena kita tidak membelanjakan. Hemat itu pangkal resesi, bahkan depresi,” ujarnya dalam acara Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Daya Saing Ketenagakerjaan, Kamis (10/12).

Diketahui jika Indonesia tengah mengalami resesi ekonomi. Sebab, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi selama dua kuartal berturut-turut.

Sementara itu, sebuah negara disebut mengalami depresi ekonomi jika mengalami resesi ekonomi berkepanjangan.

Raden menuturkan pemerintah telah berupaya melepaskan ekonomi Indonesia dari jurang resesi. Salah satunya, melalui bantuan penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi nasional (PEN) senilai Rp695,2 triliun.

Namun, ia menilai bantuan tersebut belum cukup mendorong pemulihan ekonomi, jika tidak disertai dengan konsumsi masyarakat. Sebab, komponen konsumsi rumah tangga memiliki kontribusi terbesar, yakni 57 persen-58 persen terhadap PDB.

“Jadi, kalaupun perlindungan sosial dan UMKM ini diberikan kepada kelompok menengah ke bawah yang rentan, apakah itu akan menolong ekonomi? Iya. Tetapi, itu baru bantalan, bantalan pada saat kita jatuh ada bantalannya, tidak terjerembab kena ke lantai,” tuturnya.

Dengan segala upaya tersebut ditambah dengan konsumsi masyarakat, ia meyakini ekonomi Indonesia akan segera bangkit. Terlebih, pemerintah telah meluncurkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diharapkan bisa menarik investasi dan mendorong penciptaan lapangan kerja.

“Yang kami harapkan pada 2023, kami usahakan supaya kita sudah bisa kembali ke pre covid-19, ekonomi kita sudah harus bisa lari kembali,” tandasnya.[]

CNN

Tags: depresi ekonomihematpandemi Covid-19Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)resesi
Previous Post

Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 Pemulihan Ekonomi Nasional

Next Post

Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja, BLK Banda Aceh Gelar Workshop Matching Program

Related Posts

Kunker Reses, Komisi II DPR RI Soroti Sengketa Tanah dan Tanah Wakaf Blang Padang

Kunker Reses, Komisi II DPR RI Soroti Sengketa Tanah dan Tanah Wakaf Blang Padang

by Redaksi
27 Juli 2025
0

MASAKINI.CO – Komisi II DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025 dengan tema “Pengawasan...

Meriah Idul Adha 1444 H Pasca Pandemi Covid di Aceh

Meriah Idul Adha 1444 H Pasca Pandemi Covid di Aceh

by Alfath Asmunda
29 Juni 2023
0

MASAKINI.CO - Ribuan masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanan kota untuk menyaksikan pawai takbir dalam rangka menyemarakkan Idul...

Lima Pasien Covid-19 di Aceh Sembuh

Pemerintah Indonesia Resmi Cabut Status Pandemi Covid-19

by Alfath Asmunda
21 Juni 2023
0

MASAKINI.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut status pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. "Sejak hari ini pemerintah memutuskan...

Next Post
Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja, BLK Banda Aceh Gelar Workshop Matching Program

Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja, BLK Banda Aceh Gelar Workshop Matching Program

Dua Tukang Pangkas di AS Kena Covid-19, 140 Pelanggan Aman

Jumlah WNI Terinfeksi Covid-19 Bertambah 49 Orang

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co