MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Alami Disorientasi, Hiu Paus Sepanjang 3,2 Meter Terdampar di Aliran Sungai

Masa Kini by Masa Kini
9 Januari 2021
in Daerah, Headline, News
0
Alami Disorientasi, Hiu Paus Sepanjang 3,2 Meter Terdampar di Aliran Sungai

Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Masakinico/Dok. KKP

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hiu paus yang diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang 3,2 meter dilepasliarkan ke perairan Teluk Kendari, pada Sabtu (2/1). Evakuasi hewan dilindungi penuh ini memerlukan waktu hingga delapan jam.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

Polda Aceh Pecat Briptu MZ Usai Terbukti Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan

Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Darurat Hadapi Kekeringan Sawah

Sebelumnya, pada 2 Januari pagi seekor hiu paus ditemukan terdampar di sungai belakang RSUD Kota Kendari. Saat ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 05.30 WITA, hiu paus dalam kondisi hidup dan berusaha berenang keluar dari aliran sungai yang sudah mulai surut. Warga yang melihat di lokasi kejadian langsung berinisiatif menyelamatkan dan dibantu warga lainnya.

Petugas yang menerima laporan, langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait membentuk tim gabungan untuk mengevakuasi hiu paus.

Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Masakinico/Dok. KKP

Tim Gabungan terdiri dari beberapa instansi diantaranya BPSPL Makassar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Perikanan Kota Kendari, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara, Ditpolair, Basarnas, SAR BRIMOB, Satwas PSDKP, Langkoe Diving Club, Konsel SCUBA Community, dan masyarakat yang ada di sekitar kejadian.

Tepat pukul 13.30 WITA setelah berhasil membawa Hiu Paus keluar dari aliran sungai ke Perairan Teluk Kendari, tim gabungan memutuskan untuk melepasliarkan pada posisi kedalaman kurang lebih 3 meter. Pelepasliaran dilakukan dengan pertimbangan Hiu Paus saat itu telah menunjukan respon pergerakan pada sirip dan mulai berusaha untuk berenang ke arah yang lebih dalam.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) TB Haeru Rahayu yang akrab disapa Tebe menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas dan masyarakat yang terlibat di lapangan sehingga proses evakuasi dan pelepasliaran berjalan dengan baik.

“Sesuai Kepmen KP No. 18/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), maka Hiu Paus termasuk jenis ikan yang dilindungi penuh sehingga harus dijaga dan dilestarikan,” kata Tebe dalam keteranganya kepada Masakini.co di Jakarta, Sabtu (9/1).

Sementara itu, Kepala BPSPL Makassar, Andry Indryasworo Sukmoputro menjelaskan perairan Sulawesi merupakan habitat sekaligus jalur migrasi biota laut seperti Paus, Lumba-Lumba, Dugong, dan hiu Paus. Proses migrasi tersebut memungkinkan terjadinya biota laut terdampar.

“Perairan Wawonii dan sekitarnya merupakan jalur migrasi Hiu Paus. Ini diperkuat dengan sejumlah penanganan dan pelepasliaran hiu paus setiap tahunnya oleh BPSPL Makassar di perairan Pulau Bokori dan sekitarnya pada 18 Maret 2017, 5 Desember 2018, dan 5 Januari 2019. Periode Desember hingga Maret, diperkirakan Hiu Paus melewati atau berada di perairan tersebut,” terang Andry terpisah.

Andry mengungkapkan belum diketahui secara pasti penyebab masuknya hiu paus ke aliran sungai di Teluk Kendari, namun berdasarkan pengamatan pada penanganan sebelumnya diduga hius paus mengalami disorientasi ketika mengejar gerombolan ikan kecil.

“Hiu Paus masuk ke dalam aliran sungai melalui pintu air masuk jembatan jalan lingkar masjid Nur Alam,” imbuhnya.[]

Previous Post

Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Efek Samping Vaksinasi

Next Post

Kemenhub: Protokol Kesehatan Diperketat untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Related Posts

Pemprov Aceh Desak BNPB Segera Bangun 4 Jembatan Rusak Pasca Banjir

by Riska Zulfira
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera membangun kembali empat jembatan gantung yang rusak akibat banjir....

Polda Aceh Pecat Briptu MZ Usai Terbukti Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan

by Riska Zulfira
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan, setelah terbukti...

Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Darurat Hadapi Kekeringan Sawah

by Ahmad Mufti
28 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai menyiapkan langkah penanganan menghadapi bencana kekeringan yang berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat...

Next Post

Kemenhub: Protokol Kesehatan Diperketat untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Wapres Anggap Isu Khilafah Jadi Tantangan Bangsa Indonesia

Vaksin Covid-19 Dinyatakan MUI Halal, Apa Pendapat Wapres Ma’ruf Amin?

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...