MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Alami Disorientasi, Hiu Paus Sepanjang 3,2 Meter Terdampar di Aliran Sungai

Masa Kini by Masa Kini
9 Januari 2021
in Daerah, Headline, News
0
Alami Disorientasi, Hiu Paus Sepanjang 3,2 Meter Terdampar di Aliran Sungai

Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Masakinico/Dok. KKP

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hiu paus yang diketahui berjenis kelamin betina dengan panjang 3,2 meter dilepasliarkan ke perairan Teluk Kendari, pada Sabtu (2/1). Evakuasi hewan dilindungi penuh ini memerlukan waktu hingga delapan jam.

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Sebelumnya, pada 2 Januari pagi seekor hiu paus ditemukan terdampar di sungai belakang RSUD Kota Kendari. Saat ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 05.30 WITA, hiu paus dalam kondisi hidup dan berusaha berenang keluar dari aliran sungai yang sudah mulai surut. Warga yang melihat di lokasi kejadian langsung berinisiatif menyelamatkan dan dibantu warga lainnya.

Petugas yang menerima laporan, langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait membentuk tim gabungan untuk mengevakuasi hiu paus.

Petugas Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar wilayah kerja (wilker) Kendari di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Tim Gabungan berhasil mengevakuasi seekor hiu paus yang terdampar di aliran anak sungai Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Masakinico/Dok. KKP

Tim Gabungan terdiri dari beberapa instansi diantaranya BPSPL Makassar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Perikanan Kota Kendari, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara, Ditpolair, Basarnas, SAR BRIMOB, Satwas PSDKP, Langkoe Diving Club, Konsel SCUBA Community, dan masyarakat yang ada di sekitar kejadian.

Tepat pukul 13.30 WITA setelah berhasil membawa Hiu Paus keluar dari aliran sungai ke Perairan Teluk Kendari, tim gabungan memutuskan untuk melepasliarkan pada posisi kedalaman kurang lebih 3 meter. Pelepasliaran dilakukan dengan pertimbangan Hiu Paus saat itu telah menunjukan respon pergerakan pada sirip dan mulai berusaha untuk berenang ke arah yang lebih dalam.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) TB Haeru Rahayu yang akrab disapa Tebe menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas dan masyarakat yang terlibat di lapangan sehingga proses evakuasi dan pelepasliaran berjalan dengan baik.

“Sesuai Kepmen KP No. 18/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), maka Hiu Paus termasuk jenis ikan yang dilindungi penuh sehingga harus dijaga dan dilestarikan,” kata Tebe dalam keteranganya kepada Masakini.co di Jakarta, Sabtu (9/1).

Sementara itu, Kepala BPSPL Makassar, Andry Indryasworo Sukmoputro menjelaskan perairan Sulawesi merupakan habitat sekaligus jalur migrasi biota laut seperti Paus, Lumba-Lumba, Dugong, dan hiu Paus. Proses migrasi tersebut memungkinkan terjadinya biota laut terdampar.

“Perairan Wawonii dan sekitarnya merupakan jalur migrasi Hiu Paus. Ini diperkuat dengan sejumlah penanganan dan pelepasliaran hiu paus setiap tahunnya oleh BPSPL Makassar di perairan Pulau Bokori dan sekitarnya pada 18 Maret 2017, 5 Desember 2018, dan 5 Januari 2019. Periode Desember hingga Maret, diperkirakan Hiu Paus melewati atau berada di perairan tersebut,” terang Andry terpisah.

Andry mengungkapkan belum diketahui secara pasti penyebab masuknya hiu paus ke aliran sungai di Teluk Kendari, namun berdasarkan pengamatan pada penanganan sebelumnya diduga hius paus mengalami disorientasi ketika mengejar gerombolan ikan kecil.

“Hiu Paus masuk ke dalam aliran sungai melalui pintu air masuk jembatan jalan lingkar masjid Nur Alam,” imbuhnya.[]

Previous Post

Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Efek Samping Vaksinasi

Next Post

Kemenhub: Protokol Kesehatan Diperketat untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Related Posts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO - Setelah sekitar 10 bulan terputus akibat banjir besar, Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, akhirnya kembali...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Kawah Anak Krakatau Viral Mirip Telur Ceplok, Ini Penjelasan Ahli

by Aininadhirah
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Penampakan kawah Gunung Anak Krakatau yang terlihat menyerupai telur ceplok viral di media sosial. Fenomena tersebut terlihat dalam...

Next Post

Kemenhub: Protokol Kesehatan Diperketat untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Wapres Anggap Isu Khilafah Jadi Tantangan Bangsa Indonesia

Vaksin Covid-19 Dinyatakan MUI Halal, Apa Pendapat Wapres Ma’ruf Amin?

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...