MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nasib Penjaja Peci di Pasar Aceh Kala Pandemi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
21 April 2021
in Daerah, News
0
Nasib Penjaja Peci di Pasar Aceh Kala Pandemi

Pedagang peci di Pasar Aceh mengaku sepi pembeli di bulan Ramadan 1442 H. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pedagang peci dan perlengkapan ibadah di Pasar Aceh mengaku penjualan mereka selama Ramadan 1442 Hijriah menurun.

Sekalipun lapak mereka berada tepat di belakang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, ikon Aceh yang bisa menarik banyak orang datang, tak mampu menghasilkan rupiah seperti tahun-tahun lalu.

RelatedPosts

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

8 Hektare Lahan di Aceh Besar Terbakar

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

Hamdan, pedagang yang sudah berjualan nyaris 2 dekade di Pasar Aceh mengatakan omsetnya menurun drastis pada Ramadan tahun ini.

Dia menduga sebabnya adalah karena keterbatasan jamaah datang ke masjid akibat pandemi Covid-19 yang belum usai.

“Dulu bisa laku 2-3 juta sehari. Bulan puasa ini jangankan sejuta, setengahnya aja belum ada. Orang salat enggak rame kayak kemarin [sebelum pandemi],” katanya pada masakini.co, Rabu (21/4/2021).

Hamdan menjelaskan, setiap hari dia menggelar lapak dagangan di Pasar Aceh mulai dari pagi. “Tapi ya ginilah, sampai jam 11 belum ada yang beli,” ujarnya.

Dia menyebut, sebelum Ramadan para pedagang peci dan perlengkapan ibadah itu hanya berjualan sampai pukul 18.00 WIB, atau sebelum azan Magrib berkumandang.

Namun, karena berharap dari pengunjung yang datang pada malam hari ke Masjid Raya Baiturrahman, kebanyakan pedagang memilih tetap berjualan hingga larut malam.

Senada dengan Hamdan, pedagang lain bernama Azhar juga merasakan hal yang sama. Katanya, meski ini adalah Ramadan kedua dalam suasana pandemi, akan tetapi merosotnya jumlah pembeli justru sangat terasa di tahun ini.

“Pernah sehari cuma laku 20 ribu, bukan jauh lagi udah merosot. Dulu ada jugalah orang-orang dari Malaysia yang beli peci, ini sekarang, orang salat aja jarang-jarang,” keluhnya.

Dia menuturkan, tahun-tahun sebelumnya di kala bulan puasa, dagangan miliknya bisa laku dibeli puluhan orang dalam sehari.

“Bulan puasa ini cuma 5 orang, malam-malam pun enggak ada yang beli. Orang ekonominya mungkin lagi susah kan, ya,“ tutupnya.

Reporter: Missanur Refasesa

Tags: Banda AcehCovid-19Masjid Raya BaiturrahmanPandemiPasar Acehpeci
Previous Post

Banyak Kejanggalan, Illiza Sa’aduddin Djamal Minta Kemendikbud Revisi Kamus Sejarah Indonesia

Next Post

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

Related Posts

Warga Rasakan Manfaat SALEUM, Laporan Warga Direspon Cepat

by Redaksi
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO — Kanal pengaduan Pemerintah Kota Banda Aceh, SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk Masyarakat), mulai dimanfaatkan warga untuk menyampaikan...

DLHK3 Kerahkan 75 Petugas Bersihkan Banda Aceh Pasca Kericuhan Hari Damai Aceh

by Aininadhirah
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan kondisi ibu kota Aceh kembali aman dan kondusif setelah insiden yang terjadi di kawasan...

Wagub Aceh Bertemu Pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Bahas Penguatan Peran Masjid

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menggelar silaturahmi bersama pengurus dan para imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memperkuat...

Next Post
Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

DuaMakna | Graphic Designer

DuaMakna | Graphic Designer

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co