MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Nasib Penjaja Peci di Pasar Aceh Kala Pandemi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
21 April 2021
in Daerah, News
0
Nasib Penjaja Peci di Pasar Aceh Kala Pandemi

Pedagang peci di Pasar Aceh mengaku sepi pembeli di bulan Ramadan 1442 H. (foto: masakini.co/Missanur Refasesa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pedagang peci dan perlengkapan ibadah di Pasar Aceh mengaku penjualan mereka selama Ramadan 1442 Hijriah menurun.

Sekalipun lapak mereka berada tepat di belakang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, ikon Aceh yang bisa menarik banyak orang datang, tak mampu menghasilkan rupiah seperti tahun-tahun lalu.

RelatedPosts

27 Tahun Tragedi Simpang KKA, Korban Desak Negara Akhiri Impunitas dan Segera Gelar Pengadilan HAM

Bahasa Aceh Terancam Tergerus, Bupati Aceh Besar Siapkan Program Wajib di Sekolah

Mahasiswa USK Ikuti Seminar Editing Video Untuk Penguatan Dakwah Digital

Hamdan, pedagang yang sudah berjualan nyaris 2 dekade di Pasar Aceh mengatakan omsetnya menurun drastis pada Ramadan tahun ini.

Dia menduga sebabnya adalah karena keterbatasan jamaah datang ke masjid akibat pandemi Covid-19 yang belum usai.

“Dulu bisa laku 2-3 juta sehari. Bulan puasa ini jangankan sejuta, setengahnya aja belum ada. Orang salat enggak rame kayak kemarin [sebelum pandemi],” katanya pada masakini.co, Rabu (21/4/2021).

Hamdan menjelaskan, setiap hari dia menggelar lapak dagangan di Pasar Aceh mulai dari pagi. “Tapi ya ginilah, sampai jam 11 belum ada yang beli,” ujarnya.

Dia menyebut, sebelum Ramadan para pedagang peci dan perlengkapan ibadah itu hanya berjualan sampai pukul 18.00 WIB, atau sebelum azan Magrib berkumandang.

Namun, karena berharap dari pengunjung yang datang pada malam hari ke Masjid Raya Baiturrahman, kebanyakan pedagang memilih tetap berjualan hingga larut malam.

Senada dengan Hamdan, pedagang lain bernama Azhar juga merasakan hal yang sama. Katanya, meski ini adalah Ramadan kedua dalam suasana pandemi, akan tetapi merosotnya jumlah pembeli justru sangat terasa di tahun ini.

“Pernah sehari cuma laku 20 ribu, bukan jauh lagi udah merosot. Dulu ada jugalah orang-orang dari Malaysia yang beli peci, ini sekarang, orang salat aja jarang-jarang,” keluhnya.

Dia menuturkan, tahun-tahun sebelumnya di kala bulan puasa, dagangan miliknya bisa laku dibeli puluhan orang dalam sehari.

“Bulan puasa ini cuma 5 orang, malam-malam pun enggak ada yang beli. Orang ekonominya mungkin lagi susah kan, ya,“ tutupnya.

Reporter: Missanur Refasesa

Tags: Banda AcehCovid-19Masjid Raya BaiturrahmanPandemiPasar Acehpeci
Previous Post

Banyak Kejanggalan, Illiza Sa’aduddin Djamal Minta Kemendikbud Revisi Kamus Sejarah Indonesia

Next Post

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

Related Posts

Owner Daycare di Banda Aceh Minta Maaf

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Owner Daycare BD, Husaini, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para orang tua, atas keresahan yang ditimbulkan dari...

Terdakwa Kasus Ujaran Kebencian di TikTok Disidangkan

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sidang perdana kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial digelar di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). Sidang...

Motif Sepele Picu Kekerasan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Daycare

by Riska Zulfira
30 April 2026
0

MASAKINI.CO - Motif di balik kasus penganiayaan balita di Yayasan BD mulai terungkap. Polisi menyebut tindakan kekerasan dipicu hal sepele,...

Next Post
Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu-sabu di Selat Malaka

DuaMakna | Graphic Designer

DuaMakna | Graphic Designer

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co