MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh terus melakukan patroli dan pengawasan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di sejumlah titik yang dinilai rawan di wilayah kota.
Berdasarkan hasil patroli dan razia yang dilakukan selama ini, gelandangan dan pengemis (gepeng) masih menjadi kelompok PMKS yang paling banyak ditemukan petugas di lapangan.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, M Rizal, mengatakan keberadaan PMKS umumnya terpusat di kawasan yang ramai aktivitas masyarakat.
“Berdasarkan hasil patroli dan razia yang dilaksanakan, PMKS paling banyak ditemukan di Kota Banda Aceh berasal dari kategori gelandangan dan pengemis,” ujar Rizal, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, sejumlah lokasi menjadi fokus pengawasan karena kerap ditemukan aktivitas PMKS. Kawasan tersebut meliputi persimpangan jalan utama, pusat perdagangan, pasar, serta ruang-ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Mereka umumnya berada pada kawasan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas yang tinggi, seperti persimpangan jalan utama, pusat perdagangan, pasar, dan area publik lainnya,” ujarnya.
Rizal menjelaskan, pemetaan lokasi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan titik patroli dan pengawasan secara berkala. Langkah itu dilakukan guna menjaga ketertiban umum sekaligus meminimalisir aktivitas PMKS di ruang publik.
Selain melakukan pengawasan, Satpol PP-WH Banda Aceh juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya penanganan PMKS yang ditemukan selama patroli berlangsung. Menurutnya, penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga diarahkan pada pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, patroli dan penertiban akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.









Discussion about this post