MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh tidak hanya melakukan pengawasan terhadap gelandangan, pengemis, maupun pelanggaran ketertiban umum lainnya. Dalam pelaksanaan patroli rutin, pelajar yang bolos sekolah juga menjadi salah satu fokus pengawasan petugas di lapangan.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, M Rizal, mengatakan keberadaan siswa di luar lingkungan sekolah saat jam belajar masih berlangsung menjadi perhatian petugas karena dapat berdampak terhadap proses pendidikan mereka. Karena itu, pengawasan terhadap pelajar terus dilakukan bersamaan dengan patroli ketertiban umum di berbagai kawasan kota.
“Siswa juga menjadi fokus patroli kita, biasanya ada anak-anak sekolah yang bolos itu juga kita beri pembinaan,” ujar Rizal, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, patroli yang dilakukan Satpol PP-WH tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban umum, tetapi juga mendukung upaya pembinaan generasi muda agar tetap disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah pelajar terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu proses pendidikan mereka.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas kerap menemukan sejumlah pelajar yang berada di luar sekolah pada jam pelajaran. Lokasi yang paling sering menjadi tempat berkumpul para siswa tersebut umumnya berada di kawasan warung kopi dan tempat-tempat nongkrong lainnya yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Biasanya kita temukan di warkop-warkop anak yang bolos sekolah di jam sekolah,” ujarnya.
Rizal menjelaskan, siswa yang ditemukan bolos sekolah akan diberikan pembinaan dan teguran secara persuasif oleh petugas. Dalam kondisi tertentu, pihak sekolah maupun orang tua juga dapat diberi informasi sebagai bagian dari upaya pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap pelajar akan terus dilakukan secara berkala melalui patroli rutin yang digelar Satpol PP-WH Banda Aceh. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi generasi muda dalam menempuh pendidikan.










Discussion about this post