MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Orangutan Sumatra Terisolasi di Kebun Warga Aceh Tamiang Ditranslokasi ke Habitat Alami

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juni 2026
in News
0

Petugas BKSDA bersama mitra melakukan translokasi orang utan yang ditemukan terisolir di perkebunan warga di Aceh Tamiang. | Dok Humas BKSDA Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mentranslokasi seekor Orangutan Sumatra (Pongo abelii) yang ditemukan terisolasi di area perkebunan warga di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah konflik antara satwa dilindungi dengan masyarakat sekitar.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan orangutan tersebut ditemukan di perkebunan masyarakat di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.

RelatedPosts

Ekonom: Aceh Butuh Industri Besar untuk Ubah Struktur Ekonomi

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

“Tim BKSDA bersama mitra melakukan translokasi satu individu orangutan yang terisolasi di areal penggunaan lain atau kebun masyarakat. Tujuannya untuk mencegah interaksi satwa liar dilindungi tersebut dengan masyarakat,” kata Ujang dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (20/6/2026).

Berdasarkan hasil identifikasi, orangutan tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia sekitar 25 tahun. Tim medis yang melakukan pemeriksaan menyatakan kondisi satwa dalam keadaan sehat dan layak untuk segera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Menurut Ujang, keberadaan orangutan di kawasan perkebunan berpotensi memicu konflik dengan warga dan dapat menimbulkan kerugian ekonomi apabila tidak segera ditangani.

Orangutan Sumatra merupakan satwa endemik Pulau Sumatra yang berstatus kritis atau critically endangered berdasarkan daftar konservasi internasional. Populasinya terus menghadapi tekanan akibat penyusutan habitat, perburuan, dan perdagangan ilegal.

BKSDA Aceh mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap, memelihara, maupun memperjualbelikan orangutan karena satwa tersebut dilindungi undang-undang.

“Imbauan ini penting untuk mencegah perburuan dan perdagangan ilegal yang menjadi ancaman utama terhadap populasi orangutan,” ujar Ujang.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kawasan hutan yang menjadi habitat satwa liar dengan tidak membuka lahan atau melakukan penebangan di area hutan yang masih menjadi tempat hidup orangutan.

BKSDA turut mengimbau warga yang menemukan orangutan berada di luar habitatnya, baik di kawasan perkebunan maupun permukiman, agar segera melapor kepada petugas untuk dilakukan penanganan.

“Apabila menjumpai orangutan di luar hutan, segera laporkan kepada petugas BKSDA agar dapat ditangani dengan tepat dan aman,” kata Ujang.

Tags: BKSDA AcehOrangutan Aceh TamiangOrangutan SumatraSatwa Dilindungi AcehTranslokasi Orangutan
Previous Post

Pelajar Bolos Sekolah Jadi Salah Satu Sasaran Patroli Satpol PP-WH Banda Aceh

Next Post

Kemenparekraf Dorong Penguatan SDM Ekraf Aceh Tengah Lewat Program Aceh Go Digital

Related Posts

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Agussalim, terdakwa kasus pengangkutan satwa liar dilindungi yang berhasil...

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

Populasi Orang Utan Sumatra Terancam, Habitat Alami Kian Menyempit

by Redaksi
24 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengungkapkan bahwa populasi orang utan sumatra (Pongo abelii) di provinsi ini...

Populasi Gajah Sumatra di Aceh Tinggal 550-600 Ekor, 11 Mati dalam Satu Tahun

Populasi Gajah Sumatra di Aceh Tinggal 550-600 Ekor, 11 Mati dalam Satu Tahun

by Riska Zulfira
14 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengungkapkan populasi gajah Sumatra di Provinsi Aceh kian mengkhawatirkan. Saat ini, jumlahnya...

Next Post

Kemenparekraf Dorong Penguatan SDM Ekraf Aceh Tengah Lewat Program Aceh Go Digital

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co