MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Fasilitas Dibangun, Tapi Mengapa Pengungsi Rohingya di Aceh Dipindahkan?

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
29 April 2021
in Headline
0
Kala Pengungsi Rohingya di Aceh Berdikari

Pengungsi Rohingya sedang menjemur ikan asin di kamp BLK Lhokseumawe. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Yayasan Geutanyoe merasa ‘janggal’ dengan kebijakan pemindahan pengungsi Rohingya keluar dari Aceh. Sejak dari 2009 sampai sekarang, pemerintah dan lembaga internasional terkait pengungsi, selalu getol memindahkan pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh meskipun segala fasilitas telah dibangun. 

Koordinator Kemanusiaan Yayasan Geutanyoe, Nasruddin menuturkan saat fasilitas penampungan pengungsi selesai dibangun, tiba-tiba ditimpali kebijakan yang mengeluarkan pengungsi keluar dari Aceh. Kebijakan ini menurutnya keliru dan terkesan buang-buang anggaran. 

RelatedPosts

Tuntutan Buruh Soal UMP dan Outsourcing, Pemerintah Tegaskan Ikut Aturan Pusat

Banda Aceh Siap Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Wali Kota Tunggu Aturan Teknis Pusat

Lonjakan Wisatawan ke Sabang, Trip Kapal Ditambah hingga Malam

“Padahal kita tahu itu dibangun dengan anggaran yang besar dari para donatur,” katanya, Kamis (29/4/2021).

Menurut Nasruddin, pengungsi Rohingya di Aceh sebenarnya merasa nyaman dan aman tinggal di sini. Itu lantaran budaya, makanan, dan kebiasaan hidup lainnya, umumnya hampir sama dengan masyarakat Aceh. 

Sementara itu, tambahnya, sambutan warga Aceh terhadap pengungsi Rohingya pun seperti saudara dekat sendiri. 

Nasruddin menampik soal alasan pemindahan tersebut karena Aceh “tidak aman” sehingga pengungsi banyak kabur. “Ini menyakitkan hati masyarakat Aceh pasca konflik yang masih sensitif dengan penggunaan istilah tersebut,” tegasnya.

Dia mengatakan, siapa yang bisa menjamin begitu para pengungsi dibawa keluar dari Aceh, mereka nantinya tidak akan melarikan diri kembali menuju Malaysia. 

“Padahal itu justru lebih dekat dengan jalur ilegal yang sering digunakan para penyelundup manusia,” bebernya. 

Terkait dilema kemanusiaan ini, Nasruddin meminta sebaiknya Pemerintah Aceh dengan persetujuan pemerintah pusat, mulai menetapkan sebuah lokasi tempat penampungan pengungsi secara berkelanjutan di Aceh. 

“Agar kedepan penanganan terhadap pengungsi dapat dilakukan secara sistematis dan efisien,” pungkasnya.

Tags: acehPemindahan Pengungsi RohingyapengungsirohingyaYayasan Geutanyoe
Previous Post

Ceramah Islami Bergema Pada Peringatan malam Nuzulul Quran Pemkot Sabang

Next Post

Keluarga Besar TNI Korem 011/Lilawangsa Peringati Malam Nuzulul Quran

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Ketidakpastian Biaya Listrik Huntara, Pengungsi Aceh Utara Kebingungan

by Aininadhirah
27 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ketidakjelasan kebijakan pembayaran listrik di hunian sementara (huntara) memicu kebingungan di kalangan pengungsi di Aceh Utara. Hingga kini,...

Next Post
Keluarga Besar TNI Korem 011/Lilawangsa Peringati Malam Nuzulul Quran

Keluarga Besar TNI Korem 011/Lilawangsa Peringati Malam Nuzulul Quran

Wali Nanggroe Sambangi Duta Besar Uni Eropa, Apa yang Dibahas?

Wali Nanggroe Sambangi Duta Besar Uni Eropa, Apa yang Dibahas?

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co