MASAKINI.CO – Kapal Motor (KM) nelayan yang bernama KM Unggul asal Meulaboh, Aceh Barat, dilaporkan hilang kontak di sekitar perairan Sabang atau sekitar laut Andaman. Kapal nelayan itu diduga rusak mesin utama.
Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek mengatakan, kapal tersebut dibawa tiga orang nelayan.
“Mereka tiga hari yang lalu sedang menuju ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dari perbatasan antara Sabang dan Nikobar, lalu tiba-tiba putus kontak,” kata Miftach Cut Adek kepada jurnalis, Selasa (11/5/2021).
Dia menjelaskan, KM Unggul itu berlayar dari Meulaboh, Aceh Barat sejak tanggal 27 April 2021 lalu. Kapal dinahkodai oleh Hasan Basri (35) dan membawa dua Anak Buah Kapal (ABK).
“Terakhir termonitor lewat radio dengan posisi di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE), yang berdekatan dengan Kepulauan Nikobar, Andaman,” sebutnya.
Saat ini, Lembaga Panglima Laot Aceh telah mengeluarkan perintah untuk melakukan pencarian terhadap KM Unggul. Belum diketahui bagaimana nasib ketiga nelayan itu.
“Kami juga telah melaporkan peristiwa hilangnya kapal ini ke Tim Basarnas dan PSDKP Lampulo,” ungkap Miftach.










Discussion about this post