MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, September 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRA Tuding TAPA Main-main Bahas Pertanggungjawaban APBA 2020

Redaksi by Redaksi
29 Juli 2021
in Daerah
0
Banggar DPRA Bongkar Borok Pemerintah Aceh Kelola Dana Otsus & Refocusing

Ilustrasi pimpinan dan anggota Banggar DPRA mengikuti rapat bersama TAPA. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Nasional Aceh (PNA), Fahlevi Kirani meminta Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk serius dalam pembahasan Rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA 2020.

Hal itu dikatakan Fahlevi terkait penundaan dua kali rapat badan anggaran dalam pembahasan rancangan qanun tersebut pada Rabu, (28/7/2021) kemarin. Penundaan tersebut dilakukan oleh pimpinan DPRA karena ketidakhadiran TAPA.

RelatedPosts

Aceh Besar Fokus Cegah Masalah Tumbuh Kembang Anak Sejak 1.000 HPK

Banda Aceh Raih Silver Award IMT-GT Green City untuk Pengelolaan Sampah

DPR RI Setujui Revisi UUPA Jadi Inisiatif DPR, Pemerintah Aceh Harap Beri Kepastian Dana Otsus

Fahlevi Kirani mengatakan, tim TAPA terkesan main-main dalam pembahasan rancangan qanun tersebut selama ini. Dalam beberapa pertemuan, kata dia, TAPA tidak bisa menjelaskan skema pemberian anggaran kepada Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) pada tahun 2020, termasuk penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

“Ini proses pertanggungjawaban. Uang rakyat telah digunakan, telah dihabiskan. Sekarang saatnya dipertanggungjawabkan, masa ini tidak becus,” katanya.

Dia menuturkan, dalam pembahasan sebulan ini, badan anggaran mendapati banyak dana Otsus yang dipakai untuk membeli baju, kursi dan mobil aparatur Pemerintah Aceh.

“Tapi untuk masyarakat dan khususnya korban konflik banyak kali aturannya, bertentangan dengan ini, bertentangan dengan itu. Padahal dana Otsus itu filosofisnya adala korban konflik, bukan untuk dinikmati aparatur Pemerintah Aceh,” ungkapnya.

Fahlevi mengatakan Pemerintah Aceh, khususnya TAPA, sejauh ini terbukti tidak mampu mempertanggungjawabkan APBA tahun 2020 yang telah digunakan.

Dia mengatakan, selama ini rapat badan anggaran terkait penyusunan rancangan qanun pertanggungjawaban tersebut selalu menghadirkan TAPA dan SKPA. Tujuannya, kata dia, tidak ada saling lempar bola antara TAPA dengan SKPA.

Sejak awal, TAPA telah sepakat dengan badan anggaran akan selalu hadir dalam setiap rapat pembahasan rancangan qanun pertanggungjawaban. Termasuk menghadirkan Ketua TAPA Sekda Aceh dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, karena mereka yang paling paham seluk beluk pengalokasian anggaran kepada setiap dinas-dinas di Pemerintah Aceh.

Fahlevi meminta Pemerintah Aceh untuk jujur saja kepada rakyat Aceh jika tidak mampu mempertanggungjawabkan anggaran tahun 2020.

“Kalau memang tidak mampu dipertanggungjawabkan lagi ya tinggal disampaikan kepada rakyat. Kami meminta maaf kepada rakyat Aceh, anggaran tahun 2020 yang telah kami gunakan tidak mampu kami pertanggungjawabkan. Katakan saja begitu,” kata dia.

Badan Anggaran DPRA telah melakukan pembahasan Rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA secara maraton sejak akhir Juni lalu. Pembahasan tersebut menghadirkan TAPA dan SKPA yang berganti-ganti.

TAPA adalah tim yang dibentuk oleh Gubernur Aceh yang mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan kebijakan gubernur dalam rangka penyusunan APBA.

Tim tersebut terdiri dari Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah; Kepala Badan Pengelola Keuangaan Aceh, Azhari; Kepala Bappeda, Teuku Ahmad Dadek; Asisten I, Asiten II dan Asiten III Sekretariat Daerah Aceh; Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan, serta Kepala Inspektorat Aceh.(Adv)

Tags: APBA 2020Dana OtsusDPRAPemerintah Aceh
Previous Post

Basarnas Banda Aceh Evakuasi Warga Tersesat di Perbukitan Gle Taron

Next Post

Sabang Raih 6 Penghargaan Pada Peringatan Hari Anak Nasional

Related Posts

DPR RI Setujui Revisi UUPA Jadi Inisiatif DPR, Pemerintah Aceh Harap Beri Kepastian Dana Otsus

by Ahmad Mufti
9 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menyambut baik persetujuan DPR RI terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

by Redaksi
8 September 2026
0

MASAKINI.CO - Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh tahun 2026 mencapai Rp25,65 triliun. Namun, sebagian besar anggaran tersebut...

Pemprov Aceh Percepat Regulasi Pembukaan Rute Pelayaran Krueng Geukueh-Penang

by Redaksi
7 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) sebagai salah satu tahapan untuk merealisasikan rute pelayaran internasional langsung...

Next Post
Sabang Raih 6 Penghargaan Pada Peringatan Hari Anak Nasional

Sabang Raih 6 Penghargaan Pada Peringatan Hari Anak Nasional

Pasca Holding Ultra Mikro, Kinerja Saham BBRI Akan Makin Solid

Pasca Holding Ultra Mikro, Kinerja Saham BBRI Akan Makin Solid

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co