MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

25,4 juta Pelaku UMKM Dapatkan Kucuran KUR BRI

Senilai Rp 559,6 triliun Sejak 2015

Redaksi by Redaksi
20 Agustus 2021
in Nasional
0
Bukan Aksi Korporasi Biasa, Holding Ultra Mikro Punya Misi Mulia

ilustrasi petani garam. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – BRI terus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan usaha yang terdampak pandemi. Sejak awal tahun 2015 hingga Juli 2021, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 559,6 triliun kepada 25,4 juta pelaku UMKM. Khusus di tahun ini saja, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp. 97,7 triliun kepada 3,4 juta pelaku UMKM.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2021 mayoritas penyaluran berada pada segmen mikro yakni sebesar Rp 80,48 triliun. “Sementara itu untuk segmen KUR Kecil tercatat sebesar Rp 10,71 triliun dan KUR Super Mikro Rp 6,58 triliun,” imbuhnya. Secara keseluruhan, hingga akhir Juli 2021 BRI berhasil menyalurkan KUR setara 51,46 persen dari total breakdown penyaluran KUR BRI di tahun ini sebesar Rp 190 triliun.

RelatedPosts

Impor Beras Tembus 7 Juta Ton, Produksi Nasional Naik Jadi 34,69 Juta Ton

Bahlil Ancam Evaluasi Ekspor Gas ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

BNPB Catat 2.179 Bencana Sepanjang 2026, Karhutla Capai 1.000 Kejadian

Perseroan pun optimis akan mampu memenuhi target penyaluran KUR hingga akhir tahun ini, hal ini didasari oleh kesiapan perseroan yang telah merancang strategi untuk mengakselerasi KUR meskipun pandemi masih berlangsung. Salah satu strateginya yakni businesses follow stimulus yang terbukti memberikan dampak positif terhadap penyerapan KUR BRI. “Menurut hasil riset yang dilakukan BRI, sebanyak 72 persen pelaku UMKM penerima BPUM membutuhkan modal kerja tambahan untuk mempercepat pemulihan usahanya dan mengembangkannya. Hal ini merupakan salah satu sumber permintaan KUR BRI sehingga penyalurannya on the track,” tambahnya.

Faktor lain yang mendorong penyaluran KUR BRI yakni kesiapan sumberdaya BRI. “Saat ini BRI telah memiliki lebih dari 28 ribu tenaga pemasar mikro (mantri) untuk menyalurkan KUR. Selain itu BRI memiliki lebih dari 8 ribu outlet konvensional dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit dan Teras BRI yang melayani proses pengajuan KUR masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu transformasi digital yang dilakukan perseroan juga terbukti berdampak positif terhadap produktivitas tenaga pemasar mikro BRI atau yang biasa disebut Mantri BRI, termasuk dalam menyalurkan KUR. “Dengan BRISPOT memproses kredit mikro yang dulu butuh 2 minggu jadi 2 hari. Bahkan banyak yang dua jam selesai. Yang dulu banyak dokumen, sekarang enggak lagi. Langsung di-submit, bisa diproses,” ujarnya.

Supari menambahkan bahwa proses digitalisasi pada kredit mikro ini membawa banyak perubahan. Bahkan ketika permintaan kredit masih belum pulih akibat pandemi, kredit mikro di BRI mampu tumbuh 17 persen di akhir Kuartal II 2021.

Diluncurkan pada 5 November 2007, KUR merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada UMKM yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan. Program KUR dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.

Pembiayaan yang disalurkan bersumber dari dana perbankan atau lembaga keuangan yang merupakan Penyalur KUR.  Dana yang disediakan berupa dana keperluan modal kerja serta investasi yang disalurkan kepada pelaku UMKM individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang memiliki usaha produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau feasible namun belum bankable.[]

Tags: BRIPemulihan Perekonomian NasionalUMKM
Previous Post

Walkot Sambut Baik Rencana Dibukanya Lagi Penerbangan ke Kota Sabang

Next Post

Cintai Produk Lokal, Pengusaha Aceh Tampung Produk SMK

Related Posts

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Pemko Banda Aceh Dorong Koperasi Merah Putih Masuk Ekosistem Digital

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong Koperasi Merah Putih Syariah (KDMPS) mempercepat transformasi digital agar pengelolaan koperasi lebih tertata...

Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space di Banda Aceh, Jadi Ruang UMKM Naik Kelas

by Riska Zulfira
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – PT Pegadaian meresmikan The Gade Preneur Space Aceh yang berlokasi di Jalan Sudirman, Gampong Geuceu Ineum, Kecamatan Meuraxa,...

Next Post
Cintai Produk Lokal, Pengusaha Aceh Tampung Produk SMK

Cintai Produk Lokal, Pengusaha Aceh Tampung Produk SMK

DPRK Prediksi PORA XIV di Pidie Terancam Bergeser Tahun 2023

Fraksi PAN-PKB dan PDA Tolak Rancangan KUA PPAS APBK Pidie 2022

Discussion about this post

CERITA

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co