MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat, BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster

Redaksi by Redaksi
25 September 2021
in Nasional
0
Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat, BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster

Direktur Utama BRI Sunarso mengunjungi Ekosistem Bisnis Klaster Ikan Jatihurup di Tasikmalaya. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Berbagai pihak terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah. Salah satunya adalah upaya BRI melalui pemberdayaan pelaku UMKM pada ekosistem bisnis klaster.

Pemberdayaan Klaster Usaha sendiri merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha, dalam satu wilayah sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

RelatedPosts

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus untuk UMK

639 Hektare Lahan di Enam Provinsi Masih Terbakar

TEP UI dan BPOM Dampingi Penyuling Minyak Lawang Papua Barat Tingkatkan Standar Produksi

Secara khusus, Direktur Utama BRI Sunarso mengunjungi Ekosistem Bisnis Klaster Ikan Jatihurup di Tasikmalaya dan Ekosistem Bisnis Klaster Teh Kewer di Garut, Jawa Barat pada Jumat (24/9/2021). Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan bagi penguatan ekonomi dan usaha pelaku UMKM di Jawa Barat.

Klaster Ikan Jatihurup merupakan sentra budidaya ikan nila, patin dan lele. Tercatat, sebanyak 25 warga di desa Jatihurip memiliki mata pencaharian sebagai pembudidaya ikan, baik dengan metode aliran deras maupun bioflok. Selain produksi ikan, Klaster Ikan Jatihurip juga dikenal sebagai desa wisata pasar ikan rakyat.

Produksi ikan yang dihasilkan terbagi menjadi 2 yaitu produksi ikan untuk konsumsi masyarakat (Ikan Nila dan Ikan Mas) dan produksi bibit (Lele dan Patin). Hasil produksi ikan dikirim ke saung-saung atau rumah makan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya (offtaker).

“Klaster Ikan Jatihurup merupakan sebuah contoh klaster ikan yang memiliki daya tahan di tengah situasi pandemi ini. Mereka masih terus berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Ini yang terus kita dukung”, ungkap Sunarso.

Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan berbagai program pemberdayaan yang telah BRI berikan. Selain berbagai pelatihan kepada pelaku usaha, seperti pelatihan pembuatan pakan ikan untuk meningkatkan produktivitas Klaster, BRI juga telah memberikan bantuan sarana produksi berupa kolam bioflok, mesin pelet apung, food processor, dan mesin tepung dismill.

BRI juga membangun gapura wisata Kampung Ikan Jatihurup, agar dapat memudahkan publik menuju lokasi dan lebih menarik minat pengunjung.

Selain Klaster Ikan Jatihurup, BRI juga melakukan pemberdayaan pelaku UMKM di Klaster Teh Kewer, Desa Suka Laksana, Samarang, Garut. Klaster Teh Kewer merupakan produk khas dari Desa Wisata Suka Laksana. Untuk para tamu yang berkunjung ke Saung Ciburial Desa Sukalaksana, Teh Kewer sudah tidak asing menjadi minuman khas dari desa ini.

Produksi Teh Kewer masih diproduksi dalam skala rumah tangga. Saat ini sekitar 15 orang pengrajin mengolah tanaman Kewer menjadi minuman teh siap saji. Bagi para tamu yang berkunjung ke Saung Ciburial Desa Sukalaksana, Teh Kewer sudah tidak asing menjadi minuman khas dari desa ini.

Pada lokasi Klaster Teh Kewer, BRI mempunyai program pemberdayaan berupa pemberian bantuan sarana produksi seperti mesin penepung, mesin pengering biji-bijian dan teko pemanas air. Selain itu, BRI juga memberikan pelatihan packaging dan uji nutrisi yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi dan penjualan teh bagi kelompok usaha ini.

Sunarso menegaskan, berbagai kunjungan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi pelaku UMKM dan memberikan dukungan kepada pelaku usaha sehingga mereka mampu bertahan dan bangkit di tengah pandemi. BRI sebagai bank yang berfokus di segmen UMKM terus melakukan pemberdayaan klaster usaha agar para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksinya sehingga dapat naik kelas.

“BRI akan terus berupaya mengambil bagian dalam mengembangkan usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya dan naik kelas. BRI memberikan pembinaan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, hingga financial advisory melalui para mantri”, pungkasnya.[]

Tags: BRIKlaster UsahaPemberdayaan UMKMUMKM Bangkit
Previous Post

Lepas Kontingen Aceh Menuju PON Papua, Gubernur Beri 5 Pesan

Next Post

DPRK Lhokseumawe Minta Jangan Ada Ancaman Pelaksanaan Vaksinasi Siswa

Related Posts

Pegadaian Resmikan The Gade Preneur Space di Banda Aceh, Jadi Ruang UMKM Naik Kelas

by Riska Zulfira
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – PT Pegadaian meresmikan The Gade Preneur Space Aceh yang berlokasi di Jalan Sudirman, Gampong Geuceu Ineum, Kecamatan Meuraxa,...

Transaksi Digital Capai 99,1%, Nasabah Semakin Nyaman Gunakan Layanan Digital Banking BRI

Transaksi Digital Capai 99,1%, Nasabah Semakin Nyaman Gunakan Layanan Digital Banking BRI

by Redaksi
27 September 2025
0

MASAKINI.CO – Digitalisasi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas keuangan masyarakat Indonesia. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau...

UMKM Fashion Asal Bandung Semakin Dikenal dan Berhasil Tembus Pasar Internasional

UMKM Fashion Asal Bandung Semakin Dikenal dan Berhasil Tembus Pasar Internasional

by Redaksi
20 September 2025
0

MASAKINI.CO – Netaly, brand modest fashion asal Bandung yang berdiri sejak 2003, terus membuktikan konsistensinya dalam berinovasi dan berkembang. Berkat...

Next Post
DPRK Lhokseumawe Minta Jangan Ada Ancaman Pelaksanaan Vaksinasi Siswa

DPRK Lhokseumawe Minta Jangan Ada Ancaman Pelaksanaan Vaksinasi Siswa

Bupati Aceh Besar Sebut Vaksinasi Covid-19 Bukan Paksaan Tapi Kebutuhan

Tak Bersedia Divaksin, PNS-Tenaga Kontrak di Aceh Besar Terancam Sanksi

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co