MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

57,6 Persen SPBU Indonesia Sudah Salurkan Biodiesel B50, Pemerintah Kejar Target Penuh September

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
10 Juli 2026
in Nasional
0

Kementerian ESDM menyatakan 57 persen SPBU Pertamina telah menyediakan BBM B50. Foto: ANTARA FOTO/via masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah terus mempercepat penerapan mandatori biodiesel B50. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut sebanyak 57,6 persen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia saat ini telah menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis biodiesel campuran 50 persen bahan bakar nabati (B50).

Hal tersebut disampaikan Bahlil saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

RelatedPosts

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Harga BBM Indonesia Disebut Lebih Murah dari Sejumlah Negara Asia Tenggara

Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Masuk Pembicaraan Tingkat II

Bahlil mengatakan pemerintah menargetkan seluruh SPBU di Indonesia sudah menyalurkan B50 setelah masa transisi penggunaan biodiesel B40 berakhir pada 30 September 2026.

“Nanti setelah transisi, semuanya sudah pakai B50,” ujar Bahlil, mengutip infopublik.id, Jumat (10/7/2026)

Penerapan kebijakan tersebut diperkuat melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan BBM Solar sebesar 50 persen.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, dari total 6.412 SPBU Biosolar di Indonesia, sebanyak 3.696 SPBU telah menyalurkan B50. Sementara 2.716 SPBU lainnya masih menggunakan biodiesel B40 selama masa transisi.

Dari sisi infrastruktur distribusi, sebanyak 44 dari 121 terminal BBM Pertamina telah aktif memasok B50 dalam bentuk Biosolar, baik melalui fasilitas depot, terminal transit, maupun ship to ship.

Secara wilayah, Jawa menjadi kawasan dengan percepatan distribusi B50 tertinggi. Jawa Bagian Barat tercatat telah menyalurkan B50 di 942 dari 980 SPBU atau mencapai 96,1 persen, dengan seluruh tujuh terminal BBM telah mendukung distribusi.

Jawa Bagian Tengah menyusul dengan 860 dari 904 SPBU atau 95,1 persen telah menyalurkan B50. Sementara wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mencapai 73,3 persen atau 933 dari 1.272 SPBU.

Untuk wilayah Sumatra Bagian Utara, termasuk Aceh, distribusi B50 telah berjalan di 625 dari 982 SPBU atau sekitar 63,6 persen, dengan dukungan sembilan dari 19 terminal BBM.

Namun, penerapan B50 masih belum merata di seluruh Indonesia. Wilayah Kalimantan baru mencatatkan penyaluran sekitar 3 persen, sedangkan Sumatra Bagian Selatan berada di angka 11 persen. Adapun Papua dan Maluku yang memiliki 21 terminal BBM dan 399 SPBU belum memulai distribusi B50.

Pemerintah memastikan proses percepatan distribusi akan terus dilakukan agar seluruh wilayah Indonesia dapat beralih menggunakan biodiesel B50 sesuai target yang telah ditetapkan.

Tags: Bahlil LahadaliaBBM SolarBiodiesel B50Distribusi BBMEnergi Terbarukanmandatori B50Menteri ESDMPertaminaSPBU Indonesia
Previous Post

Bahlil Akan Lantik DPD Golkar Aceh, 70 Persen Pengurus Baru Diisi Kader Muda

Next Post

OJK: Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen, Konstruksi Jadi Motor Utama

Related Posts

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

by Redaksi
19 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menjajaki pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan padat sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan...

Kebocoran BBM Subsidi di Aceh Capai 885 Ribu Liter per Hari, Negara Berpotensi Rugi Rp1 Triliun

by Redaksi
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO– Kebocoran penyaluran BBM subsidi di Aceh diperkirakan menyebabkan potensi kerugian negara mencapai Rp1 triliun per tahun. Kerugian tersebut berasal...

Pemerintah Pacu Proyek PLTS 100 GW untuk Kurangi Ketergantungan Impor Energi

by Ahlul Fikar
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt (GW)...

Next Post

OJK: Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen, Konstruksi Jadi Motor Utama

Ikut Didata BPS, Illiza Ajak Warga Beri Data Ekonomi yang Akurat

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co