MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

OJK Catat 25 Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital Resmi Berizin hingga Juni 2026

Aininadhirah by Aininadhirah
8 Juli 2026
in Nasional
0

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso | Foto : Tangkapan Layar Zoom

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) yang telah resmi terdaftar terus bertambah. Hingga Juni 2026, terdapat 25 penyelenggara ITSK yang telah mengantongi izin dan berada di bawah pengawasan OJK sebagai bagian dari penguatan ekosistem keuangan digital di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan 25 penyelenggara tersebut terdiri atas delapan Penyelenggara Peringkat Kredit Alternatif (PKA) dan 17 Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK).

RelatedPosts

52 Armada Udara Dikerahkan Tangani Karhutla di Enam Provinsi Sumatra-Kalimantan

BMKG Waspadai Karhutla Berlanjut, Empat Provinsi Jadi Prioritas

BSI Luncurkan Hasanah KKI Card, Kartu Pembiayaan Syariah Terhubung QRIS

“Per Juni 2026, terdapat 25 penyelenggara ITSK resmi dan terdaftar di OJK, yang terdiri dari 8 Penyelenggara Peringkat Kredit Alternatif (PKA) dan 17 Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK),” kata Adi dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Juni 2026, Selasa (7/7/2026).

Adi menjelaskan, sejak diterbitkannya POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan ITSK hingga 30 Juni 2026, OJK telah menerima 335 permintaan konsultasi dari calon peserta regulatory sandbox dan 33 permohonan untuk mengikuti proses uji coba tersebut.

Saat ini terdapat tiga peserta sandbox yang masih menjalani proses pengujian, terdiri atas dua penyelenggara dengan model bisnis aset keuangan digital dan aset kripto (AKD-AK), serta satu pendukung pasar.

Selain itu, OJK pada Juni 2026 meluluskan dua model bisnis baru dalam regulatory sandbox, yakni penerbit stablecoin rupiah PT Adhyoka Berkah Maju melalui produk IDRP dan kustodian aset keuangan digital nonperdagangan PT Tennet Depository Indonesia dengan produk Tennet.

“Pada bulan Juni 2026, terdapat dua model bisnis baru yang telah dinyatakan ‘Lulus’, yaitu penerbit stablecoin Rupiah dan kustodian aset keuangan digital non-perdagangan,” ujarnya.

Di sisi perizinan, OJK juga masih mengevaluasi 37 permohonan izin usaha ITSK yang terdiri atas 11 penyelenggara PKA dan 26 penyelenggara PAJK.

Kinerja industri juga menunjukkan pertumbuhan. Selama Mei 2026, penyelenggara ITSK menjalin 1.346 kemitraan dengan berbagai lembaga jasa keuangan, mulai dari perbankan, perusahaan pembiayaan, perusahaan asuransi, perusahaan sekuritas, pinjaman daring, lembaga keuangan mikro, pergadaian hingga penyedia jasa teknologi informasi.

Pada periode yang sama, penyelenggara PAJK membukukan nilai transaksi yang disetujui mitra sebesar Rp2,19 triliun dengan jumlah pengguna mencapai 18,29 juta. Sementara penyelenggara PKA menerima 26,61 juta permintaan data skor kredit.

“Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran layanan dari penyelenggara ITSK, baik PAJK maupun PKA, telah berkontribusi signifikan meningkatkan aksesibilitas, inklusi, dan kualitas atas pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan,” kata Adi.

Sementara itu, sektor aset keuangan digital dan aset kripto juga terus tumbuh. Hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen mencapai 22,40 juta atau meningkat 3,17 persen dibanding bulan sebelumnya. Nilai transaksi aset kripto tercatat Rp23,01 triliun, sedangkan transaksi derivatif aset keuangan digital mencapai Rp5,69 triliun.

Di tengah pertumbuhan industri tersebut, OJK tetap memperkuat pengawasan. Selama Juni 2026, regulator menjatuhkan lima sanksi administratif kepada satu penyelenggara ITSK dan empat penyelenggara aset keuangan digital dan aset kripto. Sanksi tersebut terdiri atas tiga peringatan tertulis dan dua denda administratif.

“Upaya penegakan kepatuhan dan pengenaan sanksi tersebut bertujuan mendorong pelaku industri sektor IAKD meningkatkan tata kelola yang baik, prinsip kehati-hatian, dan pemenuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” tutup Adi.

Tags: Aset KriptoInklusi KeuanganITSKKeuangan DigitalOJKPAJKRegulatory Sandbox
Previous Post

Disdukcapil Buka Layanan Ganti Foto KTP Selama 3 Hari, Warga Wajib Daftar Online

Next Post

Wabup Aceh Besar Ajak Dunia Usaha Terlibat Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

Related Posts

Tutup Celah Judi Online, 32 Ribu Rekening Diblokir hingga 2,8 Juta Pengajuan Ditolak

by Riska Zulfira
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya memutus aliran dana judi online terus diperketat. Industri perbankan mencatat telah memblokir 32.454 rekening yang terindikasi terkait...

Komdigi dan OJK Putus Jalur Dana Judi Online, 32.500 Rekening Ditutup

by Ali L
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah memperluas perang melawan judi online dengan membidik aliran dana yang menjadi penggerak utama aktivitas ilegal tersebut. Kementerian...

Begini Cara Mengetahui Riwayat Utang dan Skor Kredit Secara Online

by Redaksi
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Masyarakat kini dapat mengecek riwayat utang dan skor kredit secara online melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang...

Next Post

Wabup Aceh Besar Ajak Dunia Usaha Terlibat Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rp7,6 Juta per Mayam, Pembeli Tetap Ramai

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co