MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sekda Paparkan Bahaya Covid-19 kepada Ulama di Aceh

Masa Kini by Masa Kini
29 September 2021
in News
0
Sekda Paparkan Bahaya Covid-19 kepada Ulama di Aceh

Sekda Aceh, Taqwallah saat bersama ulama dari MPU Aceh. (foto: masakini.co/Hamzah Hasballah)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menjelaskan bahaya penyebaran Covid-19, kepada para ulama anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Sekda mengajak para ulama, teungku dan abu para pimpinan dayah tersebut, agar bahu membahu bersama para umara, dalam rangka mengendalikan penyebaran virus Covid-19.

“Secara ilmu pengetahuan sekarang, virus Covid-19 hanya bisa dikendalikan dengan vaksin,” ujar Sekda saat menyampaikan penjelasan kepada para ulama saat menghadiri Sidang Paripurna ke V MPU, di Aula kantor tersebut, Rabu (28/09/2021).

RelatedPosts

Pasar Tani Aceh Pangkas Rantai Distribusi, Harga Daging dan Ayam Lebih Murah saat Meugang

Bukan Membela, Orang Tua Ini Minta Anak yang Terjaring Razia Dibina dengan Tegas

Tak Hanya Daging, Bumbu Rendang dan Santan Laris Manis Saat Meugang

“Apabila orang sudah divaksin lebih 90 persen di sebuah kawasan, insya Allah semua aktifitas kita akan kembali normal seperti semula,” tambahnya.

Sekda menyebutkan, sudah dua tahun masyarakat Aceh dan masyarakat dunia hidup berdampingan dengan Covid-19. Berbagai kegiatan harus dilangsungkan terbatas, termasuk kegiatan keagamaan dan belajar di dayah (pasantren). Semua itu terjadi akibat penyebaran Covid-19 yang sangat cepat. Virus ini menyerang tanpa perantara, melainkan langsung dari orang ke orang. Ganasnya virus ini membuat paru-paru penderita rusak.

“Secara ilmu pengetahuan, sekarang ini Covid-19 hanya bisa dikendalikan dengan vaksin,” kata Sekda.

Memang, tuturnya, mereka yang sudah divaksin tetap berisiko tertular. Namun, tingkat keparahan tentu berbeda. Taqwallah mengingatkan jika vaksin bukanlah obat, melainkan berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. “Orang yang sudah vaksin umumnya jika terpapar tidak parah. Secara ilmu pengetahuan begitu,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Sekda, mereka yang belum divaksin dan terpapar covid-19, efeknya bisa sangat berbahaya. Sebagai penyakit yang menyerang, paru-paru, Covid-19 bisa membuat mereka yang terpapar meninggal dunia.

Tags: pandemi coronaPemerintah AcehSekda Aceh TaqwallahUlama MPUvaksin covid-19
Previous Post

DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif 

Next Post

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Related Posts

Aceh dan ASDP Buka Rute RoRo Jakarta–Malahayati untuk Pangkas Biaya Logistik

by Ahmad Mufti
24 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menandatangani kesepakatan bersama pengoperasian lintasan penyeberangan Jakarta–Pelabuhan Malahayati, Aceh,...

Sejumlah Daerah di Aceh Belum Laporkan Capaian SPM, Pemerintah Gelar Bimtek Pascabencana

by Ahmad Mufti
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah kabupaten/kota di Aceh tercatat belum menyampaikan laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan I Tahun 2026. Kondisi tersebut...

Pasar Murah Digelar di 23 Daerah, Pemerintah Aceh Intervensi Harga Jelang Iduladha

by Ahmad Mufti
21 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menggelar pasar murah secara serentak di 23 kabupaten/kota sebagai langkah menahan laju kenaikan harga kebutuhan pokok...

Next Post
Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co