MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif 

Usai Kejadian Amuk Warga di Abdya

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
29 September 2021
in News
0
DPRA Minta Petugas Vaksinator Kedepankan Pendekatan Persuasif 

Ratusan warga di PPI Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Abdya, mengamuk dan mengusir tim vaksinator Covid-19 karena diduga memaksa warga untuk divaksin, Selasa 28/9/2021. (foto: Akmal untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Safaruddin mengomentari aksi pembubaran paksa vaksinator dari Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya (Abdya) oleh ratusan warga yang berada di PPI Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Selasa (28/9/2021) kemarin.

Dia menyebut amukan warga itu terjadi karena strategi pendekatan yang dilakukan salah dan belum massifnya sosialisasi vaksinasi yang dilakukan pemerintah setempat.

RelatedPosts

Koro Pedang Dikembangkan Jadi Alternatif Kedelai untuk Bahan Baku Tempe

Tertimbun Longsor Saat Pulang dari Kebun, Anak 12 Tahun Tewas

Penolakan Penurunan Bendera Bintang Bulan Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Tewas

Harusnya, petugas kesehatan bisa terlebih dahulu melakukan pendekatan melalui kepala desa atau petugas PPI Ujong Serangga sebelum menurunkan tim vaksinator ke lokasi yang ditargetkan.

“Pendekatan yang dilakukan petugas kesehatan tidak dengan cara persuasif dan tidak didasari semangat kearifan lokal yang dimiliki di daerah setempat. Ini strategi pemerintah salah dan keliru,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Harusnya petugas menyampaikan terlebih dahulu baik buruknya vaksinasi. Sehingga dengan sendirinya masyarakat akan mengikuti program vaksinasi tanpa merasa ada paksaan. “Ngapain dipaksa-paksa,” ujarnya.

Disisi lain, wakil rakyat di DPRA asal Aceh Barat Daya ini juga menyorot cara petugas vaksinasi mendatangi warga. Seharusnya program vaksinasi bisa dilakukan di Puskesmas atau meunasah gampong lebih steril.

Bukan dengan mendatangi langsung PPI Ujong Serangga, sehingga masyarakat yang ingin beli ikan merasa terancam dan berdampak pada terganggunya perputaran ekonomi masyarakat nelayan.

“Gara-gara dibuat poskonya disana (PPI Ujong Serangga). Kemudian model sistem paksa, orang tidak mau datang ke sana. Sikap dan kebijakan yang sedikit tidak populis ini harus ditinggalkan,” tegasnya.

Lembaga DPRA, tuturnya, sangat mendukung program vaksinasi dalam rangka memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Akan tetapi harus dilakukan dengan cara persuasif dan humanis. Jangan sampai karena mengejar target, lalu kegiatan vaksinasi mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat. Apalagi selama pandemi ini masyarakat sudah sangat terjepit ekonomi.

“Saya sebagai putra daerah merasa kecewa dan minta kejadian ini tidak terulang lagi. Saya mendukung vaksin, tapi strategi pendekatannya harus dilakukan secara persuasif dan humanis. Jangan ada unsur paksaan,” pungkasnya.(Adv)

Tags: Aceh Barat DayaDPRAKecamatan SusohPPI Ujong Seranggatenaga kesehatanvaksin covid-19
Previous Post

Right Issue Oversubscribed, BRI Berhasil Kumpulkan Dana Rp95,9 triliun

Next Post

Sekda Paparkan Bahaya Covid-19 kepada Ulama di Aceh

Related Posts

Pemerintah Aceh Ajukan Rancangan APBA 2027 Sebesar Rp10,37 Triliun

by Alya Ulfa
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun (Raqan) Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun...

Zaini Bakri Resmi Duduki Kursi DPRA, Gantikan Mawardi Basyah

by Redaksi
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Zaini Bakri dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW). Prosesi pelantikan berlangsung...

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Abdya, Air Capai 1 Meter

by Redaksi
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Rabu (16/9/2026) sore memicu banjir di tujuh kecamatan....

Next Post
Sekda Paparkan Bahaya Covid-19 kepada Ulama di Aceh

Sekda Paparkan Bahaya Covid-19 kepada Ulama di Aceh

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co