Banjir Bandang di Aceh Tenggara Merusak Banyak Fasilitas Publik

Banjir bandang di Aceh Tenggara, Selasa 4/1/2022, merusak sejumlah fasilitas publik. (foto: BPBA)

Bagikan

Banjir Bandang di Aceh Tenggara Merusak Banyak Fasilitas Publik

Banjir bandang di Aceh Tenggara, Selasa 4/1/2022, merusak sejumlah fasilitas publik. (foto: BPBA)

MASAKINI.CO – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara berdampak terhadap 5.394 warga. Sejumlah fasilitas publik dilaporkan rusak diterjang banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, menyebut lima kecamatan yang terdampak banjir Aceh Tenggara yakni; Kecamatan Bukit Tusam, Bambel, Lawe Sumur, Lawe Bulan, dan Semadam.

Jalan nasional dan pasar Desa Kuning di kabupaten tersebut terendam lumpur. Beberapa sekolah dan pondok pesantren juga terendam lumpur yang membawa serta bongkahan kayu.

Satu jembatan di Desa Buah Pala rusak berat. Beberapa rumah warga dilaporkan rusak dihantam banjir bandang.

“Selain itu, ada tanggul sungai yang jebol. Di antaranya, tanggul Sungai Lawe Tuban dan Lawe Kinga. Kemudian irigasi di Desa Lawe Kinga juga rusak berat,” kata Ilyas, Kamis (6/1/2022).

Dia mengatakan, kondisi terkini paska banjir bandang di Aceh Tenggara, air banjir mulai surut. Warga yang terdampak, kebanyakan memilih mengungsi ke rumah kerabat.

Petugas BPBD setempat telah menyalurkan bantuan logistik masa panik kepada korban. Sebanyak 7 unit alat berat jenis bekho juga telah diturunkan sejak kemarin, Rabu (5/1/2022) untuk membersihkan jalan, permukiman, dan fasilitas publik lainnya yang dihantam banjir bandang.

Berdasarkan penuturan Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas, banjir bandang yang terjadi di Aceh Tenggara pada Selasa (4/1/2022) malam itu, akibat curah hujan tinggi melanda wilayah tersebut.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist